- Di Ulang Tahun ke-46, Hj. Suwanti Dapat Apresiasi BP3K-RI atas Kiprah Membangun Kotabaru.
- Fokus Penguatan Data Kawasan Industri, Kalsel Dorong Percepatan Hilirisasi
- Dorong UMKM Go Global, Disdag Kalsel Gelar Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Internasional
- Sinkronisasi Perencanaan 2027, DPKP Kalsel Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketahanan Pangan
- FTI Kalsel Kirim Atlet Youth, Siap Uji Mental di Kejurnas Triathlon 2026
- Suwanti Tegaskan Komitmen Kawal Kesejahteraan Pekerja di Kotabaru
- Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Ucapkan Selamat, Harap Kepemimpinan Baru Kemenag Tingkatkan Pelayanan
- Pembatasan Pelangsir Ditengah Langkanya BBM di Kotabaru, DPRD Cari Solusi Lewat RDP
- Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Apresiasi Perjuangan Kaum Buruh
- RDP DPRD Kotabaru, Pertamina : Stok BBM Kita Aman, Masyarakat Jangan Khawatir!
Hj. Fatma Idiana Ajak Pelajan MAN Kotabaru Cegah Perundungan Dan Kekerasan Di Sekolah

Keterangan Gambar : Hj.Fatma Idiana saat berfoto usai kegiatan sosialisasi
Borneopos.com, Kotabaru - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kotabaru menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak (KTA) bertemakan Stop Bullying kepada ratusan Siswa Madrasah Aliyah Negeri yang di buka langsung oleh Ketua TP. PKK Kotabaru yang juga sekaligus sebagai Duta Perlindungan Perempuan dan Anak Kotabaru di Mushola MAN, Senin (19/08/2024).
Baca Lainnya :
- Duta Perlindungan Anak dan Perempuan Hj. Fatma Idiana : Stop Bullying0
- Hj. Fatma Idiana Saksikan Karnaval HUT RI Ke-790
Kegiatan Sosialisasi ini dalam rangka menindaklanjuti Program Kabupaten Kota Layak Anak (KLA) Provinsi Kalimantan Selatah Tahun 2024 yang dilaksanakan di masing-masing Kabupaten/Kota Sekalimantan Selatan termasuk Kabupaten Kotabaru.
Dan dalam kesempatan tersebut, Duta Perlindungan Perempuan dan Anak Kotabaru Hj. Fatma Idiana Sayed jafar dalam membuka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Anak menjelaskan,
pentingnya menciptakan sekolah yang ramah anak sebagai upaya untuk memberikan perlindungan dan kesempatan bagi setiap siswa untuk berkembang secara optimal. Dan Pemerintah Daerah terus mengupayakan pemenuhan hak dan perlindungan anak.
"Pemerintah Daerah memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk mengupayakan pemenuhan hak dan perlindungan anak, mengingat anak merupakan potensi yang sangat penting bagi generasi penerus bangsa, penentu kualitas sumber daya manusia Indonesia umumnya dan Kabupaten Kotabaru khususnya yang akan menjadi pilar utama Pembangunan Nasional sehingga perlu ditingkatkan kulitasnya dan mendapatkan perlindungan secara sungguh-sungguhnya," Ucapnya.
Tambah Duta Perlindungan Perempuan dan Anak Kotabaru, tujuan dari perlindungan anak dari tindakan kekerasan antara lain adalah untuk mencegah segala bentuk kekerasan terhadap anak, memberikan perlindungan dan pelayanan terhadap anak korban kekerasan, dan memberikan rasa aman terhadap anak korban kekerasan.
Duta Perlindungan Perempuan dan Anak Kotabaru juga sangat menyambut baik dengan adanya kegiatan ini.
"Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan untuk mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, untuk menuju Kabupaten/Kota Layak Anak," Jelasnya.
Sementara itu salah satu pemateri tentang membangun karakter psikologi remaja oleh Ansyar, S.Psi, menekankan pentingnya mengenali diri sendiri baik kelebihan dan kekurangan diri kita dan lingkungan yang membentuk karakter adalah lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan pergaulan," tutur Ansyar.
Dalam kegiatan ini juga diisi dengan tanya jawab dan penyerahan bingkisan dari Duta Perlindungan Perempuan dan Anak Kotabaru kepada yang berhasil menjawab pertanyaan dari beliau.
Kegiatan ini selain hadiri Duta Perlindungan Peremluan dan Anak Kotabaru juga dihadiri langsung Kepala DPPPAPPKB Kotabaru bersama Kabid. PPPA dan Ketua DWP Kemenag Kotabaru, Kepala Sekolah MAN Kotabaru beserta jajaranya serta para peserta dari Siwa-Siwi MAN Kotabaru. (rls/red)
Baca Lainnya :
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
- Proyek Masjid Agung Husnul Khatimah Tahap I Mulai, Biaya 47 M, Pelaksana PT. Alam Lintas Indonesia0





.jpg)








