- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Hasnuryadi Sulaiman Calon Tunggal Ketua KONI Kalsel, Berkas Pendaftarannya Memenuhi Syarat

Keterangan Gambar : Kontestasi menuju kursi Ketua KONI Kalimantan Selatan 2026
Kalsel, Borneopos.com - Kontestasi menuju kursi Ketua KONI Kalimantan Selatan 2026 praktis berjalan tanpa persaingan. Hingga penutupan pendaftaran, hanya satu nama yang muncul dan lolos seluruh tahapan, yakni Hasnuryadi Sulaiman.
Baca Lainnya :
- RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan0
- PKA Angkatan I Resmi Dibuka, BPSDMD Kalsel Dorong Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif0
Situasi ini menempatkan CEO Barito Putera tersebut sebagai kandidat tunggal yang siap ditetapkan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalsel. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) memastikan, tidak ada kendala administratif dalam proses pencalonannya.
Ketua TPP, Abdul Haris Makie, menyebut seluruh dokumen yang diajukan telah melalui proses verifikasi ketat. Rapat pleno yang digelar pada 24 April lalu menjadi penentu, dengan hasil akhir menyatakan berkas Hasnuryadi lengkap dan sah.
“Seluruh persyaratan administratif sudah dipenuhi, tidak ada kekurangan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Kondisi calon tunggal ini sebenarnya terjadi setelah masa pendaftaran sempat diperpanjang untuk membuka peluang kandidat lain. Namun hingga batas akhir, hanya Hasnuryadi yang mengembalikan formulir pendaftaran.
Dengan demikian, jalur menuju kepemimpinan KONI Kalsel terbuka lebar. Meski begitu, TPP menegaskan bahwa penetapan resmi tetap berada di tangan forum Musorprov, bukan keputusan sepihak tim.
Di luar aspek administratif, kekuatan dukungan menjadi faktor yang tak kalah menentukan. Hasnuryadi diketahui telah mengantongi dukungan mayoritas, yakni dari 13 KONI kabupaten/kota dan 51 cabang olahraga angka yang jauh melampaui syarat minimal pencalonan.
Dominasi dukungan ini mencerminkan konsolidasi yang relatif solid di tubuh olahraga Kalsel. Minimnya kompetitor juga dinilai sebagai sinyal kuat adanya kesepahaman arah kepemimpinan ke depan.
TPP berharap, proses yang berjalan tanpa dinamika persaingan ini tetap mampu menghasilkan kepemimpinan yang efektif dan membawa dampak nyata bagi pembinaan atlet di daerah.
“Harapannya tentu KONI Kalsel semakin solid dan prestasi olahraga terus meningkat,” tutup Haris.(red/mcksl)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)

.jpg)







