- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Gubernur Kalsel: Inflasi di Kalsel Terkendali, Pertumbuhan Ekonomi Diatas Rata-Rata Nasional

Keterangan Gambar : Rakor Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2025, Selasa (11/11/2025) di Banjarbaru.
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2025, Pembahasan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Triwulan III, serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah, yang digelar secara virtual.
Baca Lainnya :
- Progres Proyek Penambahan Ruang Puskesmas Banjarbaru Capai 80%, Target Beroperasi 20260
- Gubernur Muhidin: Penempatan Dana Pemprov di Bank Kalsel Sudah Sesuai Ketentuan0
Hadir dalam rakor tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Mursyidah Aminy. Rakor ini dipimpin oleh Sekjen Menteri Dalam Negeri yang turut menghadirkan kementerian/lembaga terkait, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Mursyidah Aminy menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Kalimantan Selatan saat ini masih terkendali, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
“Alhamdulillah untuk Kalimantan Selatan, kondisi inflasi masih relatif terkendali. Pertumbuhan ekonomi kita juga berada di atas rata-rata nasional. Hal ini tidak terlepas dari berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah, seperti pelaksanaan pasar murah oleh Dinas Perdagangan serta koordinasi lintas sektor lainnya,” kata Mursyidah, Banjarbaru, Selasa (11/11/2025).
Terkait pertumbuhan ekonomi, Kalsel mencatat kinerja positif pada triwulan III, didukung aktivitas sektor perdagangan, industri pengolahan, dan pertambangan. Pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar momentum pemulihan ekonomi dapat terus berlanjut.
Selain itu, Pemprov Kalsel juga menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional 3 Juta Rumah melalui penyediaan lahan, fasilitasi regulasi, dan dukungan kebijakan untuk memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Pemprov Kalsel siap terus berkolaborasi bersama pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota dalam memastikan program perumahan berjalan efektif, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Rakor ini menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Selatan. (Red/MCKalsel)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)

.jpg)







