- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Era Media Online Berjaya Patut Disikapi Secara Bijak

Keterangan Gambar : (ilustrasi)
#OPINI#
Borneopos.com, Banten - Menulis itu seperti buang hajat, tak boleh ditunda, apalagi di tahan-tahan. Karena pada saatnya yang tepat, sulit untuk ditemukan momen yang bisa diulang.
Baca Lainnya :
Bahkan, lantaran keterlambatan saja, hasrat untuk menulis itu bisa hilang. Seperti kentut yang menguap dibawa angin tak bisa diharap bisa kembali peda bentuknya semula.
Kalau pun kemudian muncul semacam ide dan gagasan baru penggantinya, itu tetap tak sama seperti yang pernah muncul sebelumnya.
Maka itu, menuliskan ide atau gagasan itu persis seperti menyalurkan hajat yang tidak boleh ditunda-tunda atau digantikan dalam bentuk hajat yang lain, karena yang muncul kemudian adalah ide dan pemikiran yang berubah bersama waktu atau tempat yang ikut berubah atau berpindah.
Karena itu ide atau gagasan yang mampu diwujudkan dalam bentuk tulisan yang tersusun indah dan enak dibaca serta perlu diketahui oleh orang lain itu, menjadi semacam karunia yang mungkin tidak banyak dimiliki oleh orang lain.
Kecuali itu, menulis suatu peristiwa, kisah atau semacam biografi dan sejenis karya tulis yang lain termasuk fiksi adalah suatu kesaksian yang paling otentik sebagai bukti bahwa sang penulis pernah hidup.
Maka itu, karya tulis seseorang menjadi tanggung jawab pribadi, apapun bentuknya, tidak kecuali dalam bentuk berita atau laporan, apalagi ulasan ilmiah seperti opini maupun artikel.
Pada era kejayaan media online sekarang ini, yang secara tak langsung melibas media mainstream, bentuk dan warna racikannya pun patut disesuaikan agar memenuhi selera pembaca.
Minimal muatan nilai investigasi bisa diramu lebih kental, agar ketahanannya dari kesan basi dapat lebih kuat bertahan, sebab nilai beritanya dari sebuah tulisan, hanya sekedar untuk menjadi wadah pembungkus semata, agar supaya dapat memenuhi unsur sajian yang tidak lagi menjadi unggulan.
Disamping itu, nilai news atau berita perlu disadari semacam nilai yang dapat melemahkan sajian tulisan secara keseluruhan, dalam bentuk apapun, yang menjadi sajian media online.
Sebab keunggulan media online yang utama adalah keunggulan dalam kecepatan dalam bilangan menit, tidak seperti media lain yang dicetak.
Apalagi kemudian harus disandingkan dengan media audio visual atau audio type yang bisa dilakukan on air, seketika itu juga, saat peristiwa atau acara sedang berlangsung.
Banten, 1 Agustus 2024
Jacob Ereste
Baca Lainnya :
Berita NASIONAL



.jpg)
1.jpg)








