- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan

Keterangan Gambar : BPBD Kalsel Perkuat Lima Posko Lapangan
Kalsel, Borneopos.com - Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengatakan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI memberikan apresiasi terhadap upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat meninjau lokasi kebakaran di Banjarbaru, Sabtu (1/8/2026).
Baca Lainnya :
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat0
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel0
Menurut Ronny, dalam kunjungan tersebut Menko Polkam meninjau lokasi kejadian, kondisi di lapangan, serta fasilitas pendukung penanganan karhutla. Arahan utama yang disampaikan adalah agar keselamatan personel selalu menjadi prioritas dan setiap titik api segera ditangani sebelum meluas.
“Beliau berpesan agar keselamatan personel diutamakan. Apabila mulai muncul titik api, jangan sampai membesar dan jangan sampai dibiarkan sehingga tidak dapat ditangani dengan baik,” ujar Ronny.
Ia menjelaskan, hingga saat ini kejadian karhutla di Kalimantan Selatan masih didominasi wilayah selatan. Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kalsel telah mendirikan lima posko lapangan, termasuk Pos Pantau Pengayuan yang berada di kawasan ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor.
“Sampai hari ini sudah sekitar 500 kejadian karhutla dan seluruhnya berhasil ditangani. Pos lapangan kami tempatkan di kawasan ini karena menjelang siang suhu permukaan meningkat sehingga berpotensi memicu kebakaran,” katanya.
Ronny menambahkan, pola karhutla tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya wilayah utara lebih dominan, kini kawasan selatan seperti Pengayuan, Bati-Bati, Kurau, dan sekitarnya menjadi daerah yang lebih dahulu terdampak sehingga menjadi fokus pengawasan BPBD Kalsel.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250











