Breaking News
- Bupati Kotabaru Hadiri Peringatan Hari Buruh 2026 di Kelumpang Hulu
- Disparpora Kotabaru Gelar Pelatihan Kepemimpinan Pemuda, Siapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
- LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRD Kotabaru Cermati Soal Infrastruktur dan Kesehatan
- Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti Pimpin Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2025
- Opini | Tipiring Sampah, Dan Logika Terbalik Pelayanan Publik?
- Pesona Kampung Nelayan Kotabaru Tak Pernah Surut
- Pemprov Kalsel Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Posyandu dibantu Bibit Tanaman Obat dan Sayur
- Gubernur Kalsel Dorong Hilirisasi Batubara Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen
- BI Kalsel Paparkan Strategi, Investasi dan Hilirisasi Batubara untuk Capai Pertumbuhan 8,1 Per
- Disparpora Kotabaru Dorong GEKRAFS Dalam Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Pertunjukan Even
Disparpora Kotabaru Satukan DJ dan Seni Tradisional di Panggung Akrab Siring Laut

Keterangan Gambar : Gelar Musik Kolaborasi Kreatif" di Panggung Akrab Siring Laut, Sabtu malam (31/01/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru sukses menggelar acara bertajuk "Gelar Musik Kolaborasi Kreatif" di Panggung Akrab Siring Laut, Sabtu malam (31/01/2026). Acara ini menjadi panggung pembuktian bagi para pegiat musik modern untuk berkolaborasi dengan seni tradisional dalam sebuah pertunjukan yang edukatif dan beretika.
Baca Lainnya :
- PDAM Kotabaru Sebut Program-Programnya Saat Ini Bersifat Lama, Belum Bisa Terobosan0
- Dinkes Kalsel Periksa Kondisi Pengemudi Angkutan Umum Mudik Idulfitri0
Kepala Bidang Pertunjukan, Event Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kotabaru, H. Rudi Nugraha, S.Sos., M.A.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ruang ekspresi bagi komunitas kreatif sekaligus menepis persepsi negatif terhadap profesi Disc Jockey (DJ).
"Kami ingin membentah persepsi negatif tentang DJ. Melalui kolaborasi dengan seni tradisional, kita mengemasnya menjadi tontonan yang menarik dan beretika," ujar Rudi Nugraha.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan komunitas DJ Kotabaru, Memed Oscar, menekankan pentingnya mengubah sudut pandang masyarakat melalui karya nyata.
"Tujuan kami mengadakan acara ini adalah untuk mengangkat kembali eksistensi DJ di Kotabaru agar tidak lagi dipandang sebelah mata. Kami ingin membuktikan bahwa musik DJ bisa bersinergi dengan musik tradisional, drum, hingga tari-tarian, sehingga menjadi sajian yang positif bagi masyarakat," ungkap Memed Oscar.
Pertunjukan yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 23.00 WITA ini menampilkan berbagai kolaborasi unik, mulai dari aksi DJ dengan iringan drum, musik tradisional Panti, hingga tarian dari Sanggar Seni Intan Marikit.
Acara ini menghadirkan sederet penampil lokal dan tamu spesial, di antaranya:
● Bintang Tamu: FDJ Novie Sangin dari Banjarmasin.
● DJ Performance: Memed Oscar, DJ Zay, FDJ Bobby, DJ Andre, dan DJ Auk Mix.
● Kolaborator: Uzhie HG, Julak Ebuy, Ilham (Drum), dan Iwan Ambo.
Setelah sempat vakum cukup lama, Memed Oscar menyatakan adanya rencana besar untuk membentuk wadah atau organisasi resmi bagi para DJ di Kotabaru.
"Rencananya ke depan kami akan mengadakan rapat untuk menentukan nama organisasi agar bisa merangkul semua teman-teman. Kami ingin industri musik di Kotabaru lebih profesional dan dikenal luas, baik secara langsung maupun lewat platform digital," tambahnya.
Pihak Disparpora pun berkomitmen untuk terus memberikan dukungan berkelanjutan. "Selama kegiatan tetap menjaga norma dan etika, kami akan selalu memberikan ruang seluas-luasnya bagi komunitas untuk tumbuh berkembang di Bumi Saijaan," pungkas Rudi Nugraha.(red/ril)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments





5.jpg)
.jpg)




