Breaking News
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Disparpora Kotabaru Satukan DJ dan Seni Tradisional di Panggung Akrab Siring Laut

Keterangan Gambar : Gelar Musik Kolaborasi Kreatif" di Panggung Akrab Siring Laut, Sabtu malam (31/01/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru sukses menggelar acara bertajuk "Gelar Musik Kolaborasi Kreatif" di Panggung Akrab Siring Laut, Sabtu malam (31/01/2026). Acara ini menjadi panggung pembuktian bagi para pegiat musik modern untuk berkolaborasi dengan seni tradisional dalam sebuah pertunjukan yang edukatif dan beretika.
Baca Lainnya :
- PDAM Kotabaru Sebut Program-Programnya Saat Ini Bersifat Lama, Belum Bisa Terobosan0
- Dinkes Kalsel Periksa Kondisi Pengemudi Angkutan Umum Mudik Idulfitri0
Kepala Bidang Pertunjukan, Event Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kotabaru, H. Rudi Nugraha, S.Sos., M.A.P., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ruang ekspresi bagi komunitas kreatif sekaligus menepis persepsi negatif terhadap profesi Disc Jockey (DJ).
"Kami ingin membentah persepsi negatif tentang DJ. Melalui kolaborasi dengan seni tradisional, kita mengemasnya menjadi tontonan yang menarik dan beretika," ujar Rudi Nugraha.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan komunitas DJ Kotabaru, Memed Oscar, menekankan pentingnya mengubah sudut pandang masyarakat melalui karya nyata.
"Tujuan kami mengadakan acara ini adalah untuk mengangkat kembali eksistensi DJ di Kotabaru agar tidak lagi dipandang sebelah mata. Kami ingin membuktikan bahwa musik DJ bisa bersinergi dengan musik tradisional, drum, hingga tari-tarian, sehingga menjadi sajian yang positif bagi masyarakat," ungkap Memed Oscar.
Pertunjukan yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 23.00 WITA ini menampilkan berbagai kolaborasi unik, mulai dari aksi DJ dengan iringan drum, musik tradisional Panti, hingga tarian dari Sanggar Seni Intan Marikit.
Acara ini menghadirkan sederet penampil lokal dan tamu spesial, di antaranya:
● Bintang Tamu: FDJ Novie Sangin dari Banjarmasin.
● DJ Performance: Memed Oscar, DJ Zay, FDJ Bobby, DJ Andre, dan DJ Auk Mix.
● Kolaborator: Uzhie HG, Julak Ebuy, Ilham (Drum), dan Iwan Ambo.
Setelah sempat vakum cukup lama, Memed Oscar menyatakan adanya rencana besar untuk membentuk wadah atau organisasi resmi bagi para DJ di Kotabaru.
"Rencananya ke depan kami akan mengadakan rapat untuk menentukan nama organisasi agar bisa merangkul semua teman-teman. Kami ingin industri musik di Kotabaru lebih profesional dan dikenal luas, baik secara langsung maupun lewat platform digital," tambahnya.
Pihak Disparpora pun berkomitmen untuk terus memberikan dukungan berkelanjutan. "Selama kegiatan tetap menjaga norma dan etika, kami akan selalu memberikan ruang seluas-luasnya bagi komunitas untuk tumbuh berkembang di Bumi Saijaan," pungkas Rudi Nugraha.(red/ril)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Semua Artikel dari kategori ini
Berita Kotabaru
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments













