Dinkes Kalsel Periksa Kondisi Pengemudi Angkutan Umum Mudik Idulfitri

Reported By Ronal 13 Mar 2026, 10:19:31 WIB KALSEL
Dinkes Kalsel Periksa Kondisi Pengemudi Angkutan Umum Mudik Idulfitri

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan Para Pengemudi Idulfitri Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Terminal Gambut Barakat, Kabupaten Banjar.




Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan Para Pengemudi Idulfitri Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Terminal Gambut Barakat, Kabupaten Banjar. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi kesehatan para pengemudi angkutan umum menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum Idulfitri.


Baca Lainnya :

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan bahwa Terminal Gambut merupakan salah satu simpul transportasi penting di wilayah Kalimantan Selatan yang melayani pergerakan masyarakat dari dalam kota, antar kabupaten hingga antar provinsi.


Menurutnya, dengan tingginya aktivitas transportasi di terminal tersebut, keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama yang harus dijaga bersama.


“Kita mengetahui bahwa Terminal Gambut merupakan salah satu simpul transportasi penting di wilayah Kalimantan Selatan. Aktivitas di terminal ini sangat padat karena melayani pergerakan masyarakat dari dalam kota, antar kabupaten hingga antar provinsi. Dengan mobilitas yang tinggi ini, tanggung jawab kita bersama adalah menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat,” ujar Diauddin, Kamis (12/3/2026).


Ia menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan pengemudi tidak hanya bersifat seremonial, melainkan memiliki tujuan penting untuk memastikan kondisi fisik dan mental para pengemudi tetap prima selama melayani masyarakat pada masa arus mudik dan arus balik Idulfitri.


“Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan memastikan kelaikan fisik dan mental pengemudi. Berbagai pemeriksaan dilakukan mulai dari tensi darah, tes NAPZA, buta warna, gula darah, asam urat, kolesterol hingga pemeriksaan kesehatan jiwa. Ini merupakan langkah preventif untuk mencegah kelelahan atau kondisi medis lain yang dapat membahayakan selama perjalanan,” jelasnya.


Diauddin menegaskan bahwa pengemudi yang sehat menjadi kunci utama keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.


Berdasarkan laporan pemeriksaan kesehatan pengemudi pada Idulfitri tahun 2025 lalu, tercatat sebanyak 53 pengemudi mengikuti pemeriksaan. Dari jumlah tersebut, 28 orang dinyatakan laik, 23 orang laik dengan catatan, dan 2 orang dinyatakan tidak laik.


Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para pengemudi angkutan umum yang menjadi ujung tombak pelayanan transportasi bagi masyarakat.


“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengemudi yang menjadi ujung tombak pelayanan transportasi umum. Profesi ini merupakan profesi mulia karena mengantarkan masyarakat mencapai tujuannya. Namun tanggung jawab yang diemban juga sangat besar, sehingga kesehatan, kepatuhan terhadap aturan, serta kesabaran di jalan raya harus selalu dijaga,” katanya.


Selain itu, Diauddin juga mengingatkan kepada para petugas pemeriksa kesehatan agar melaksanakan tugas secara profesional serta memberikan edukasi kepada para pengemudi terkait pentingnya menjaga kondisi kesehatan.


“Kepada jajaran petugas pemeriksa, saya berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan profesional. Laksanakan pemeriksaan secara tertib, berikan edukasi kepada pengemudi, serta catat setiap temuan sebagai bahan evaluasi bersama agar pelayanan kita ke depan semakin baik,” pungkasnya.(red/mcksl)






Baca Lainnya :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment