- Dinsos Kalsel Siaga Bencana, Dukung Realisasi Bendungan Riam Kiwa untuk Tekan Risiko Banjir
- Dinsos Kalsel Kawal Janji Kampanye Gubernur di Bidang Sosial, Fokus Perbaikan Data dan Layanan PPKS
- Pastikan Transportasi Berjalan Lancar Jelang Lebaran, Komisi II DPRD Gelar Rapat
- Safari Ramadhan ke-4 di Sampanahan, Pemkab Kotabaru Serap Aspirasi Masyaraka
- Pesantren Ramadhan 1447 H: Upaya Pemko Banjarbaru Cetak Generasi Cerdas dan Religius
- Kadisdikbud Kalsel Tegaskan Prinsip, No One Left Behind dalam Safari Ramadan di Balangan
- Kunjungi Tabalong, Disdikbud Kalsel Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Buka Puasa Bersama, Disdikbud Kalsel Perkokoh Sinergi Majukan Pendidikan dan Kebudayaan
- Pernyataan Sikap AJI: Presiden Bunuh Media Lewat Amerika
- Pemko Banjarbaru Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Dinsos Kalsel Siaga Bencana, Dukung Realisasi Bendungan Riam Kiwa untuk Tekan Risiko Banjir

Keterangan Gambar : Kantor Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan
Kalsel, Borneopos.com - Penanganan bencana, khususnya banjir tahunan di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas Sosial Provinsi Kalsel dalam mendukung janji kampanye Gubernur Kalsel H. Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman di bidang kesejahteraan sosial.
Baca Lainnya :
- Dinsos Kalsel Kawal Janji Kampanye Gubernur di Bidang Sosial, Fokus Perbaikan Data dan Layanan PPKS0
- Pastikan Transportasi Berjalan Lancar Jelang Lebaran, Komisi II DPRD Gelar Rapat0
Kepala Dinas Sosial Prov Kalsel, M. Farhanie, menegaskan pihaknya selalu siap siaga saat terjadi bencana, terutama dalam penyediaan layanan dasar seperti permakanan melalui dapur umum.
“Setiap ada banjir, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD. Dinas Sosial fokus pada pelayanan dasar, khususnya kebutuhan makan bagi masyarakat terdampak,” kata Farhanie, Banjarbaru, Selasa (3/3/2026).
Ia berharap ke depan penanganan banjir tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif. Salah satunya melalui percepatan realisasi pembangunan Bendungan Riam Kiwa sebagaimana menjadi perhatian pemerintah daerah.
Menurut Farhanie, berdasarkan penyampaian Menteri PUPR saat kunjungan ke Kabupaten Banjar beberapa waktu yang lalu, keberadaan bendungan tersebut diperkirakan mampu meminimalisir dampak banjir hingga 50–70 persen.
“Kalau itu bisa terealisasi, tentu sangat membantu mengurangi beban masyarakat dan juga kerja-kerja kedaruratan kita di lapangan,” ucapnya.
Meski demikian, ia memastikan Dinas Sosial tetap siap menjalankan fungsi kemanusiaan setiap kali terjadi bencana, dengan dukungan dari Kementerian Sosial.(red/mckls)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL










