- Dinsos Kalsel Siaga Bencana, Dukung Realisasi Bendungan Riam Kiwa untuk Tekan Risiko Banjir
- Dinsos Kalsel Kawal Janji Kampanye Gubernur di Bidang Sosial, Fokus Perbaikan Data dan Layanan PPKS
- Pastikan Transportasi Berjalan Lancar Jelang Lebaran, Komisi II DPRD Gelar Rapat
- Safari Ramadhan ke-4 di Sampanahan, Pemkab Kotabaru Serap Aspirasi Masyaraka
- Pesantren Ramadhan 1447 H: Upaya Pemko Banjarbaru Cetak Generasi Cerdas dan Religius
- Kadisdikbud Kalsel Tegaskan Prinsip, No One Left Behind dalam Safari Ramadan di Balangan
- Kunjungi Tabalong, Disdikbud Kalsel Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Buka Puasa Bersama, Disdikbud Kalsel Perkokoh Sinergi Majukan Pendidikan dan Kebudayaan
- Pernyataan Sikap AJI: Presiden Bunuh Media Lewat Amerika
- Pemko Banjarbaru Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Dinsos Kalsel Kawal Janji Kampanye Gubernur di Bidang Sosial, Fokus Perbaikan Data dan Layanan PPKS

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, M. Farhanie
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan terus mengawal realisasi janji kampanye Gubernur Kalsel H. Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, khususnya pada poin ketiga yakni peningkatan kualitas dan akses pendidikan, kesehatan serta jaminan sosial.
Baca Lainnya :
- Pastikan Transportasi Berjalan Lancar Jelang Lebaran, Komisi II DPRD Gelar Rapat0
- Safari Ramadhan ke-4 di Sampanahan, Pemkab Kotabaru Serap Aspirasi Masyaraka0
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, M. Farhanie, mengatakan selama tahun 2025 sebagian besar program yang menjadi bagian dari janji tersebut telah dijalankan, meski diakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait pengelolaan data penerima bantuan sosial.
“Memang sempat muncul isu bantuan tidak tepat sasaran. Namun perlu kami tegaskan, posisi Dinas Sosial Provinsi hanya sebagai koordinator. Penyaluran bantuan langsung dilakukan oleh Kementerian Sosial kepada Dinas Sosial Kabupaten/Kota,” kata Farhanie, Banjarbaru, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, saat ini pengelolaan data telah beralih dari DTKS ke Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSEN), sesuai arahan pemerintah pusat. Pemutakhiran data terus dilakukan, termasuk melalui operator SIK-NG di kelurahan, aplikasi Cek Bansos, serta kanal pengaduan resmi.
Selain itu, Dinsos Kalsel juga memperluas layanan rehabilitasi sosial bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui pembinaan di panti sosial.
Di Panti Sosial Bina Remaja dan disabilitas, penghuni diberikan pembekalan keterampilan seperti perbengkelan, menjahit, hingga pelatihan keterampilan lainnya agar mampu mandiri saat kembali ke masyarakat.
“Harapan kita, setelah enam bulan pembinaan, mereka bisa hidup mandiri dan tidak kembali menjadi penyandang masalah sosial,” tambahnya.
Farhanie memastikan, upaya perbaikan dan penguatan program kesejahteraan sosial akan terus dilanjutkan pada 2026 mendatang.(red/mckls)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL










