- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Bupati Samosir Kunjungi Dirjen Cipta Karya Kementerian PU RI, Sampaikan Usulan Prioritas

Keterangan Gambar : Bupati Samosir saat di Kementerian PU RI, Kamis (23/1/25).
Samosir, Borneo Pos -- Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, ST melakukan audiensi ke Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum RI dalam rangka menyampaikan beberapa usulan Kegiatan Prioritas disektor Keciptakaryaan, Kamis (23/1) di Gedung Cipta Karya, Jl. Pattimura No. 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca Lainnya :
- Tanam Ganja Diladang, Warga Desa Panampangan Samosir di Tangkap Polisi0
- OPINI | Kotabaru Sambut Pemimpin Baru, Evaluasi Pejabat Tak Kompeten0
Bupati Samosir didampingi oleh SAB Bidang Pemerintahan dan SDM Rudi SM. Siahaan, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Tetti Naibaho, Plt Kadis PUTR Rudimanto Limbong.
Vandiko diterima langsung oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian PU RI Dewi Chomistriana, bersama Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Infrastruktur Cipta Karya Pandu Gunadi Atmosukarto, Kasubbid Wilayah 1 Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis Dhani beserta Tim dari Direktorat PKP.
Dalam audiensi ini, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom berterimakasih kepada Kementerian PU yang telah membantu pembangunan di berbagai sektor dengan merubah wajah Samosir lebih indah dan memberi dampak luar biasa bagi Pariwisata dan perekonomian masyarakat Samosir, seperti Pembangunan WFC Pangururan dan Penataan Kawasan Menara Pandang Tele, Penataan objek wisata Rohani Sibea Bea, TPA dan IPLT Samosir, Revitalisasi Huta Siallagan dan Kampung Ulos Huta Raja, dan berbagai kegiatan lainnya.
Khusus WFC Pangururan dan Menara Pandang Tele, Vandiko menyampaikan bahwa kedua obyek wisata ini sudah menyumbang PAD Samosir sekitar Rp. 4,5 Milyar setelah dikelola Pemkab Samosir.
Namun, Vandiko berharap dukungan dari Kementerian PU RI untuk pengembangan pembangunan kawasan WFC dalam penyesuaian pada pembangunan dermaga Komoditi agar kapal dapat bersandar dengan baik.
"Water Front City Pangururan yang dari awal dikonsep bukan untuk event telah menjadi lokasi venue bagi event nasional maupun internasional. Dan dalam waktu dekat dihunjuk menjadi tuan rumah event F1H2O sehingga diperlukan penyesuaian kebutuhan paddock di segmen 5 WFC", tambahnya.
Vandiko menguraikan Pembangunan Pasar Komoditi sangat mendesak karena sekitar 150 pedagang ex pasar komoditi saat ini sementara penempatannya di Terminal Pangururan dan pinggir jalan Pasar Tradisonal Pangururan.
Selain usulan tersebut, Vandiko menyampaikan, Kabupaten Samosir juga masih memiliki kendala pada pemenuhan air bersih, sehingga diperlukan SPAM IKK yang bersumber dari Air Terjun Sitapigagan (Sianjur Mulamula). Kebutuhan air bersih ini terlihat salah satunya dampak dari mulai berkembangnya pariwisata Samosir membuat Penginapan/Homestay bertambah lebih kurang 120 Usaha sehingga kebutuhan akan ketersediaan air bersih juga semakin meningkat.
Terakhir, terkait pembangunan WFC di Tomok, Bupati Samosir mengharapkan agar rencana pembangunan di kawasan Tomok yang masih tertunda termasuk pembangunan Pasar Tradisional Tomok dapat segera direalisasikan.
Dirjen Cipta Karya Dewi Chomistriana, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Samosir dan Tim dimana sesuai hasil evaluasi lapangan bahwa pembangunan infrastruktur Keciptakaryaan di Kabupaten Samosir sudah dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sehingga berdampak kepada Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Samosir dan perekonomian masyarakat Samosir.
"Kabupaten Samosir menjadi percontohan dalam mengelola infrastruktur yang terbangun", ujar Dewi Chomistriana.
Terkait usulan Kegiatan Prioritas yang disampaikan oleh Bupati Samosir, Dewi Chomistriana menyampaikan usulan tersebut akan menjadi perhatian dan menginstruksikan Kasubdit Wilayah I beserta Tim untuk menyesuaikan berdasarkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran.
"Tahun ini prioritas penggunaan APBN memiliki perbedaan dengan tahun sebelumnya. Efisiensi pada pemanfaatan APBN akan dipertimbangkan menjadi skala prioritas dan urgen. Jika Usulan program dinilai mempunyai dampak yang luas kepada masyarakat terutama yang mendukung Ketahanan pangan dan Kebutuhan Dasar Masyarakat termasuk Ketersediaan air bersih", jelasnya.
Dewi Chomistriana meminta agar Pemkab Samosir menindaklanjuti beberapa hal diantaranya kelengkapan data - data terkait dampak peningkatan ekonomi setelah adanya pembangunan Kawasan WFC Pangururan dan Kawasan Menara Pandang Tele, dan data masyarakat yang belum terlayani Kebutuhan Dasar Air Bersih.
"Terakhir, saya berpesan agar infrastruktur yang sudah terbangun dimanfaatkan dan dirawat dengan baik", tutup Dirjen Cipta Karya Dewi Chomistriana
Diakhir Audensi, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mengundang dan mengharapkan kehadiran langsung Dirjen Cipta Karya untuk berkunjung ke Kabupaten Samosir.(ril/jnr)
Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
Berita SAMOSIR






.jpg)







