- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
- Banjarbaru Dorong Ekonomi Kreatif, Wali Kota Lisa Perkuat Sinergitas Dengan Menteri Ekraf RI
- Dongkrak Ekonomi Lokal, Banjarbaru Ramadhan Festival 2026 Siapkan 150 Booth UMKM Gratis
BPBD Kotabaru Latih Warga Desa Gedambaan Soal Pencegahan dan Mitigasi Bencana

Keterangan Gambar : Seorang peserta pelatihan mencoba memadamkan tabung gas yang terbakar, didampingi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Kotabaru, Donald Ohara Sinaga, Kamis (10/7/2025)
Borneopos.com, Kotabaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru mengadakan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Desa Gedambaan.
Baca Lainnya :
- Pedagang Makanan di Kotabaru Keluhkan Harga Cabai Meroket, Capai 110 Ribu Per Kilogram0
- Camat Sigam Promosikan Wisata Kotabaru ke Linmas Balangan Saat Studi Tiru di Desa Gedambaan0
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Desa Tangguh Bencana (Destana), yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan, dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana. Pelatihan dihadiri oleh Kepala Desa Gedambaan, Bhabinkamtibmas, para ketua RT, dan warga setempat.
Materi teori dan praktik disampaikan langsung oleh Dinas Pemadam Kebakaran melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Donald Ohara Sinaga. Materi meliputi pengenalan segitiga api, definisi kebakaran sebagai api yang tidak terkendali, serta beberapa poin penting lainnya. Donald juga membuka ruang diskusi bagi warga untuk menyampaikan pengalamannya.
"Kita sama-sama sharing, jika ada ilmu yang kita tidak tau. Yang kami praktekkan, bisa jadi ada yang lebih efektif dari vapak, Ibu sekalian. Karena pengalaman adalah guru yang terbaik," tutur Donald, Kamis (10/7/2025).

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kotabaru, Lathifu Arsyiono, menjelaskan bahwa Desa Gedambaan merupakan desa kedua setelah Desa Tirawan di Kecamatan Pulau Laut Sigam yang mendapatkan pelatihan Destana.
Selain karena lokasinya dekat dengan kawasan pariwisata, masyarakatnya juga dinilai responsif dan kooperatif. Ditambah lagi, wilayah ini tergolong rawan bencana seperti angin putih beliung, kebakaran lahan, dan gelombang pasang.
Lathifu menyampaikan bahwa kegiatan Destana akan dilakukan secara berkala.
"Kami setiap tiga atau enam bulan sekali akan selalu melakukan kegiatan Desa Tangguh Bencana sambil mengevaluasi sejauh mana desa ini dapat melakukan pengurangan risiko," ujarnya.
Harapan disampaikan agar masyarakat semakin mandiri dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat. Hal senada juga disampaikan oleh Suprana Wahadi, Bhabinkamtibmas Desa Gedambaan, serta Anang Sunarya, Ketua Kelompok Destana. Keduanya berharap BPBD dapat lebih rutin melakukan pelatihan, melihat antusiasme warga yang tinggi dalam sesi tanya jawab maupun praktik pemadaman api. (Ali)



Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Jenazah Korban Serangan Buaya Ditemukan di Sungai Durian Kotabaru0
Berita Kotabaru

.jpg)

.jpg)
.jpg)


1.jpg)






