- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Jenazah Korban Serangan Buaya Ditemukan di Sungai Durian Kotabaru

Keterangan Gambar : Jenazah Korban, saat di tangani oleh pihak medis, Selasa (20/5/2025)
Borneopos.com, Kotabaru – Setelah dua hari hilang diterkam buaya, mayat SM (34) akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan Sungai Manunggul, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, pada Selasa (20/5/2025) pagi.
Baca Lainnya :
- Bupati Kotabaru Sambut Kunjungan Silaturahmi Basarnas Kalsel0
- Pemkab Kotabaru Akan Gelar Tabliq Akbar Sambut Harjad Ke-750
Menurut laporan saksi, korban yang berprofesi sebagai petani itu hilang setelah diterkam buaya saat berenang menuju perahunya di Dermaga Kudung Sungai Manunggul KM.1 pada Minggu (18/5/2025) lalu, sekitar pukul 17.00 WITA.
Saat kejadian, SM baru saja membantu melepas mata pancing milik seorang warga yang tersangkut di dasar sungai. Setelah berhasil melepaskannya, ia kembali ke air untuk berenang menuju perahunya. Namun, sebelum sampai, seekor buaya tiba-tiba menyeretnya ke dasar sungai.
Warga setempat bersama Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polsek Sungai Durian, dan Muspika setempat langsung melakukan pencarian. Mayat korban baru ditemukan dua hari kemudian, mengambang sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
Kondisi jenazah SM menunjukkan tanda-tanda serangan buaya, termasuk luka di sekujur tubuh, perdarahan dari telinga, hidung, dan mata, serta perut yang membengkak.
Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Sungai Durian untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Sungai Durian IPTU Tri Wibawa, S.H.,M.M. menyatakan operasi pencarian resmi berakhir setelah jenazah korban ditemukan. Apel penutupan dilakukan di lokasi kejadian sebelum seluruh tim kembali ke pos masing-masing.
Kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya buaya di perairan Kalimantan Selatan. Pihak berwenang meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai yang menjadi habitat reptil buas tersebut. (Sumber: Humas Polres Kotabaru)


Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Sambut HUT Ke-750
- Laporan Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kini Ditangani Kejari Kotabaru, Muslim: BP3K RI Akan Kawal0














