- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Bebas Korupsi, Bupati Kotabaru Hadiri Rakor Dengan KPK RI
Keterangan Gambar : Bupati Kotabaru didampingi Pj. Sekda saat rakor bersama KPR RI, Rabu (19/3/2025).
Yogyakarta, Borneopos.com - Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli menghadiri Rapat Koordinasi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam rangka penguatan Kepala Daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang bebas korupsi pasca pelantikan. Kegiatan ini berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu (19/03/2025).
Baca Lainnya :
- Chairil Anwar Ikuti Rakor Soal Korupsi Bersama KPK RI di Yogyakarta0
- Bupati Rusli Kunker ke Kementerian Perhubungan RI, Bawa Usulan Penting, Simak Isinya!0
Ketua KPK RI, Setyo Budiyanto dalam rapat koordinasi tersebut menekankan, bahwa komitmen kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan yang transparan menjadi aspek utama yang harus diperkuat pasca-pelantikan.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa kepala daerah telah melewati berbagai tantangan sejak tahap pencalonan hingga pelantikan, oleh karena itu setelah resmi menjabat mereka, diharapkan dapat terus berkomitmen pada tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
“Kepala daerah sudah melewati proses yang panjang yang dimulai dari pendidikan, pelatihan, hingga pemilihan, setelah pelantik dan mengucapkan sumpah, yang terpenting adalah menjaga komitmen untuk menjalankan pemerintahan yang baik,” jelasnya.
Sementara dari Kalimantan Selatan dihadiri antara lain Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, Pj. Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin dan Inspektur Kotabaru H. Ahmad Fitriadi.
Kehadiri Bupati Kotabaru tersebut, merupakan sebagai bukti komitmen penuh dalam rangka mendukung mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, transparan dan akuntabel.
Rakor ini diikuti Pemerintah Daerah di wilayah Daerah Istimea Yogyakarya, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan. (ril/red)
Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Laporan Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kini Ditangani Kejari Kotabaru, Muslim: BP3K RI Akan Kawal0
Berita Kotabaru













