- OPINI Ambin Demokrasi | CeO Di Bali, Kada Mambuang Taruh
- WALHI Kalsel | Krisis Sungai Barito Bukan Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki
- Pesan Menkomdigi Pada HPN 2026, Pers Yang kredibel Dan Independen Bukan pilihan Tapi Kebutuhan
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung
- Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat, Evaluasi 6 Bulan Jika kurang Baik Non Job
- Tiga Kampus Bumi Saijaan Apresiasi Terobosan Pendidikan Bupati Rusli
- Sekjen KNPI Kalsel Andi Rustianto Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
- Perkuat Integritas, Pelindo Kotabaru Gandeng Kejaksaan Sosialisasikan Larangan Pungli dan Gratifikas
- Banjarbaru Dorong Ekonomi Kreatif, Wali Kota Lisa Perkuat Sinergitas Dengan Menteri Ekraf RI
- Dongkrak Ekonomi Lokal, Banjarbaru Ramadhan Festival 2026 Siapkan 150 Booth UMKM Gratis
Wisata Susur Sungai Barito Dengan Kapal Bergaya Pinisi Makin Diminati Wisatawan

Keterangan Gambar : Kapal Pinisi Barito River Cruise sandar di dermaga, Senin (22/9/2025).
Banjarmasin, Borneopos.com - Menyusuri Sungai Barito kini tak lagi sekadar menikmati pemandangan alam dari tepian. Sejak resmi diluncurkan pada 13 Februari 2025, kapal wisata bergaya Pinisi milik PT Ambapers, Barito River Cruise, langsung mencuri perhatian wisatawan lokal hingga mancanegara.
Baca Lainnya :
- Pesona Budaya Pesisir Kotabaru, Festival Adat Katir Race 2025 di Pulau Kerayaan0
- Ratusan Guru Madrasah di Kotabaru Ikuti Seminal Nasional: how to be a great teacher0
Beroperasi setiap hari dengan tiga jadwal layar pagi, sore, dan malam kapal ini menawarkan pengalaman berlayar eksklusif dengan nuansa tradisional dan fasilitas modern.
Direktur Utama PT Ambapers, Zulfadli Gazali, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat dan wisatawan terhadap layanan ini terus meningkat pesat.
“Alhamdulillah sejak launching, peminatnya terus bertambah. Sekarang kami sudah punya tiga trip harian, dan semua jadwal sudah mulai penuh bahkan hingga beberapa hari ke depan,” ungkap Zulfadli di Banjarmasin, Senin (22/9/2025).
Kapal Pinisi yang melayani rute wisata dari Banjarmasin hingga Jembatan Barito ini bahkan telah berhasil mencapai break even point (BEP) hanya dalam waktu kurang dari 5 bulan operasional.
“Pendapatan sudah melampaui target, bahkan sudah balik modal sejak Juni-Juli lalu. Ini karena permintaan terus meningkat dan kita memang kerjasama dengan banyak pihak,” ujarnya.
Menurut Zulfadli, wisatawan yang menggunakan jasa Barito River Cruise datang dari berbagai kalangan baik wisatawan lokal, domestik, maupun internasional.
“Beberapa dari luar negeri juga sudah mencoba. Ini jadi potensi besar untuk sektor pariwisata sungai di Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Barito River Cruise menyediakan beberapa pilihan paket wisata, dengan tarif yang disesuaikan durasi dan tujuan yaitu Pulau Kembang (Paket Wisata 40 orang): Rp 9.500.000, Sungai Barito (Durasi 3,5 jam): Rp 12.000.000, Reguler per orang: Rp 250.000 (termasuk musik, makan, dan snack).
Selain itu, rute-rute khusus seperti wisata mancing atau acara privat juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
“Kalau ada permintaan khusus seperti untuk mancing atau gathering perusahaan, kita siap. Rute terjauh saat ini masih sampai Jembatan Barito, tapi bisa disesuaikan dengan kebutuhan penyewa,” jelas Zulfadli.
Dengan desain kapal bergaya Pinisi yang ikonik, lengkap dengan layanan hiburan dan kuliner di atas kapal, Barito River Cruise kini menjadi daya tarik wisata unggulan yang memperkaya destinasi pariwisata air di Kalimantan Selatan. (Red/MCKalsel)

Baca Lainnya :
- Lagi, Polres Kotabaru Bekuk Penjual Zenith0
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
Berita KALSEL



.jpg)
.jpg)

1.jpg)





