- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Rombongan Pimpinan DPRD Kotabaru Sambangi BPBD Kalsel Bahas Strategi Penanganan Banjir Rob

Keterangan Gambar : Rombongan DPRD Kotabaru saat berkunjung ke BPBD Kalsel Bahas soal banjir rob, Rabu (14/1/2026).
Banjarbaru, Borneopos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan konsultasi dan koordinasi dari Pimpinan DPRD Kabupaten Kotabaru guna membahas dampak kenaikan banjir rob yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa waktu terakhir, Kantor BPBD Kalsel, Banjarbaru, Rabu (14/1/2026).
Baca Lainnya :
- Peringati Bulan K3, Pelindo Kotabaru dan PT. AKR Hibahkan APAR ke Warga Desa Stagen0
- Pemkab Kotabaru Gelar Peringatan Isra Miraj Sekaligus Haul ke-21 Guru Sekumpul0
Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut difokuskan pada penyampaian kondisi terkini wilayah terdampak serta pembahasan solusi dan strategi penanganan banjir rob, khususnya di Kabupaten Kotabaru.
“Wilayah yang terdampak akibat adanya kenaikan banjir rob di Kalimantan Selatan cukup signifikan akhir-akhir ini. Karena itu tadi kami berdiskusi ringan mengenai beberapa solusi dan strategi yang dapat kami sampaikan kepada DPRD Kotabaru,” ujar Ronny.
Salah satu langkah strategis yang diusulkan BPBD Kalsel adalah pembangunan embung di sejumlah titik rawan di Kabupaten Kotabaru sebagai upaya menampung air hujan dan mengurangi dampak banjir terhadap masyarakat.
“Yang pertama mungkin terkait dengan pembuatan embung di daerah Kotabaru, dalam rangka menampung air hujan yang turun sehingga banjir rob tidak terlalu berdampak kepada masyarakat,” jelasnya.
Menurut Ronny, pembangunan embung menjadi bagian dari pendekatan mitigasi jangka menengah yang perlu dikombinasikan dengan perencanaan tata ruang, penguatan sistem drainase, serta edukasi kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman banjir rob yang berulang.
BPBD Kalsel berharap melalui koordinasi lintas lembaga ini, perencanaan penanganan banjir rob di Kabupaten Kotabaru dapat berjalan lebih terpadu, terukur, dan berkelanjutan demi melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalisasi kerugian akibat bencana. (Red/MC)


Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Kotabaru


.jpg)








