- Dorong Peningkatan Kinerja, Bupati Lantik Pejabat Administrator Pengawas dan Kepala Puskesmas
- Inspiratif Dalam Pembangunan Pendidikan, Bupati Kotabaru Raih Antasari Award 2026
- BPK RI Periksa LKPD 2025, Pesan Sekda Kotabaru ke SKPD: Tindak Lanjuti Semua Temuan
- LSM AKGUS Apresiasi PT. SDE, Buka Ruang Dialog Guna Selesaikan Persoalan Tanah Masyarakat
- Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, DPKP Kalsel Gelar Pangan Murah
- BPJS Kalwil Kalimantan Gandeng Pers Perkuat Loterasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja
- Suwanti Hadiri Rakornas di Sentul, Perkuat Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah
- INKAI Kotabaru Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Semester I Tahun 2026 Bagi 57 Karateka
- Dikenal Tegas dan Bijak, H. Isam Tunjukkan Sisi Penyayang Bersama Cucu
- LSM AKGUS Surati Kapolsek Kelumpang Barat Soal Dugaan Perampasan Tanah Masyarakat oleh PT. SDE
Rombongan Pimpinan DPRD Kotabaru Sambangi BPBD Kalsel Bahas Strategi Penanganan Banjir Rob

Keterangan Gambar : Rombongan DPRD Kotabaru saat berkunjung ke BPBD Kalsel Bahas soal banjir rob, Rabu (14/1/2026).
Banjarbaru, Borneopos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan konsultasi dan koordinasi dari Pimpinan DPRD Kabupaten Kotabaru guna membahas dampak kenaikan banjir rob yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa waktu terakhir, Kantor BPBD Kalsel, Banjarbaru, Rabu (14/1/2026).
Baca Lainnya :
- Peringati Bulan K3, Pelindo Kotabaru dan PT. AKR Hibahkan APAR ke Warga Desa Stagen0
- Pemkab Kotabaru Gelar Peringatan Isra Miraj Sekaligus Haul ke-21 Guru Sekumpul0
Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut difokuskan pada penyampaian kondisi terkini wilayah terdampak serta pembahasan solusi dan strategi penanganan banjir rob, khususnya di Kabupaten Kotabaru.
“Wilayah yang terdampak akibat adanya kenaikan banjir rob di Kalimantan Selatan cukup signifikan akhir-akhir ini. Karena itu tadi kami berdiskusi ringan mengenai beberapa solusi dan strategi yang dapat kami sampaikan kepada DPRD Kotabaru,” ujar Ronny.
Salah satu langkah strategis yang diusulkan BPBD Kalsel adalah pembangunan embung di sejumlah titik rawan di Kabupaten Kotabaru sebagai upaya menampung air hujan dan mengurangi dampak banjir terhadap masyarakat.
“Yang pertama mungkin terkait dengan pembuatan embung di daerah Kotabaru, dalam rangka menampung air hujan yang turun sehingga banjir rob tidak terlalu berdampak kepada masyarakat,” jelasnya.
Menurut Ronny, pembangunan embung menjadi bagian dari pendekatan mitigasi jangka menengah yang perlu dikombinasikan dengan perencanaan tata ruang, penguatan sistem drainase, serta edukasi kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman banjir rob yang berulang.
BPBD Kalsel berharap melalui koordinasi lintas lembaga ini, perencanaan penanganan banjir rob di Kabupaten Kotabaru dapat berjalan lebih terpadu, terukur, dan berkelanjutan demi melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalisasi kerugian akibat bencana. (Red/MC)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- Proyek Jembatan Gantung Dinas PUPR, Kastel Kejari Kotabaru: Kerugian Negara Harus Dikembalikan 0
Berita Kotabaru


.jpg)
.jpg)

.jpg)




