- Polres Sumba Timur Amankan Tiga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kawasan Taman Nasional Matalawa
- Polisi Ringkus Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Santri
- Menko Pangan Serap Aspirasi Petani Lampung, Perkuat Pupuk dan Harga Panen
- Badan Bahasa Gandeng Misionaris Jadi Duta Bahasa Indonesia di Dunia
- Muhidin Ingin Pejabat Pemprov Kalsel Diisi SDM Profesional dan Kompeten
- Sekretariat Posyandu Wasaka Kalsel Diresmikan, Hj Fathul Jannah Dorong Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Gubernur Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran
- Rakor Posyandu Kalsel Fokus Penguatan SDM, Digitalisasi dan Pelayanan Terpadu
- Penguatan Mitigasi Bencana, BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan ASN
- Gubernur Kalsel Buka Banua Rally 2026, Kalsel Siap Jadi Pusat Sport Tourism Nasional
Pemprov Kalsel Dorong Sinergi Forum Kerukunan Umat Beragama Hadapi Dampak Krisis Global

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menghadapi berbagai tantangan krisis global yang berpotensi berdampak pada kehidupan sosial masyarakat.
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menghadapi berbagai tantangan krisis global yang berpotensi berdampak pada kehidupan sosial masyarakat.
Baca Lainnya :
- Klarifikasi HOAX Disbunnak Kalsel Soal Sertifikat Veteriner0
- Ketua DPRD Kotabaru Ucapkan Selamat Pelantikan DPD KNPI Kalsel 2026–20290
Hal tersebut disampaikan Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan, Heriansyah melalui Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan, Sundusiah pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) FKUB se-Kalimantan Selatan yang digelar di Banjarmasin, Rabu (15/4/2026).
Dalam sambutannya, Sundusiah menekankan bahwa dinamika geopolitik global saat ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga dapat mempengaruhi stabilitas sosial dan kerukunan umat beragama di daerah.
“Melalui rakor ini, kita ingin meningkatkan pemahaman bersama terkait isu-isu geopolitik global, sekaligus memperkuat komitmen antara pemerintah daerah dan FKUB dalam mengantisipasi berbagai potensi dampak negatif yang mungkin timbul,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk membangun kesadaran geopolitik, khususnya dalam konteks lokal Kalimantan Selatan, sehingga para pemangku kepentingan mampu merespons berbagai dinamika global secara bijak dan terukur.
“Kita berharap forum ini dapat menjadi pemantik wacana kritis dan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi gejolak nasional maupun global,” tambahnya.
Rakor FKUB se-Kalsel tahun ini mengusung tema “Sinergi Pemerintah dan FKUB dalam Menghadapi Krisis Global”, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan keterkaitan antara aspek agama, ekonomi, dan politik di tengah arus globalisasi.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong peran aktif FKUB bersama pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah, serta mewujudkan masyarakat Kalimantan Selatan yang rukun, toleran, dan damai.
Peserta kegiatan berjumlah 40 orang yang terdiri dari unsur Bakesbangpol kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalsel, FKUB Provinsi, serta perwakilan FKUB kabupaten/kota.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini menghadirkan narasumber dari Ketua FKUB Provinsi Kalimantan Selatan dan tokoh masyarakat, dengan pembiayaan melalui DPA-SKPD Bakesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan pada program pembinaan dan pengembangan ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya.
Sundusiah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kerja sama dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak merupakan kunci dalam menjaga kerukunan dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat di Kalimantan Selatan,” tutupnya.(red/mcksl)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL












