- Anggota DPRD Tanbu Andi Rustianto Ziarah ke Makam Keluarga di Pemakaman H. Andi Syamsuddin Aryad
- Pemkab Kotabaru Gelar Lomba Gema Takbir, Sambut 1 Syawal 1447 H
- Gubernur Muhidin: Idulfitri Momentum Perkuat Ibadah dan Sikapi Perbedaan dengan Bijak
- Perkuat APBN, Pemerintah Rencana Tambah Produksi Batu Bara Guna Tingkatkan Penerimaan Pajak
- UPT Pengelola Objek Wisata Kotabaru Siap Sambut Wisatawan di Musim Libur Lebaran 2026
- X Batasi Usia Pengguna di Indonesia Minimal 16 Tahun
- Guru Besar Universitas Indonesia, Rose Mini: Peran Orang Tua Kunci Sukses Implementasi PP Tunas
- Menkomdigi: Aturan Usia di PP Tunas Jadi Kunci Lindungi 70 Juta Anak Indonesia di Internet
- Raline Shah: Dampak Biologis Media Sosial bagi Anak seperti Racun yang Mengendalikan Tubuh
- Jelang Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Catat Kenaikan Penumpang Capai 107% dari Tahun Sebelumnya
Pemkab Barsel Gelar Rakor Dan Deklarasi Kesiapan Pemilu Kepala Daerah Tahun 2024
.jpg)
Keterangan Gambar : Rakor dan deklarasi menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2024 Barsel
Borneopos.com, Barito Selatan - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melalui Asisten III Rahmat Nuryadin menggelar rapat koordinasi dan deklarasi menjelang Pemilihan Kepala Daerah serentak pada tanggal 27 November 2024, bertempat di Aula Sekda, Kamis (25/7/2024).
Baca Lainnya :
- Pj Bupati Barsel H.Deddy Winarwan Dapat Penghargaan Dari PWI Pusat0
- Batik Piring Malawen Barsel Raih The Best Design Concep Pada Pentas Fashion Show Apkasi 20240
Hadir pada acara tersebut diantaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua KPU Barsel, Bawaslu Barsel, Organisasi Perengkat Daerah (OPD), Organisasi Masyarakat (Ormas), Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.
Adapun tema yang diusung pada rakor tersebut adalah "Menuju terciptanya kondisi aman dan kondusifitas di masyarakat jelang pemilihan kepala daerah serentak Tahun 2024," dan penandatangan bersama isi poin deklarasi sebagai berikut :
1.Menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2. Mendukung Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 dengan menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya, sebagai bentuk tanggung jawad sebagai warga Indonesia ( ayo memilih !!! Jangan Golput).
3.Tunduk dan patuh terhadap peraturan perundang- undangan yang berlaku serta menolak segala bentuk ujaran kebencian, berita hoaks, politik uang, politisasi SARA yang dapat memecah belah dan mengancam keutuhan Bangsa.
4.Menghormati keberagaman serta mewujudkan suasana aman, tertib dan damai selama tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah 2024 dengan menjunjung tinggi falsapah "Huma Betang Belom Bahadat".
5.Menjadikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah tahun 2024 sebagai wujud nyata partisipasi dalam berdomikrasi di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, tanah penuh berkah.
6.Mewujudkan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 yang berkualitas, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
Rahmat Nuryadin mengatakan kepada awak media, rapat koordinasi ini adalah tentang upaya dan langkah-langkah dalam persiapan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024, untuk mendengarkan masukan baik dari Forkopimda, OPD, serta penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu dan dari tokoh-tokoh masyarakat, tokoh Agama, tokoh Adat, serta Ormas.
"Pemerintah Daerah akan memfasilitasi kegiatan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024 agar berjalan lancar, tertib dan kondusif, serta mendengarkan masukan dari KPU Barsel untuk kesiapan pelaksanaan Pilkada dan juga dari pihak Bawaslu juga sudah melakukan pengawasan-pengawas terhadap tahapan penyelenggaran pemilu", ucap Asisten III.
Rahmat Nuryadin menembahkan bahwa dari Pemerintah Daerah sudah menyiapkan ataupun memberikan dukungan berupa oprasional untuk anggaran serta sarana dan prasarana dan juga dukungan personil untuk pelaksanaan pilkada nantinya.
"Dari pihak Kecamatan-Kecamatan juga sudah melaksanakan kegiatan tahap-tahap pemilu, baik itu sosialisasi, penyiapan personil baik di PPK dan dukungan personil lainnya", ujar Rahmat.
Ia juga berharap dengan adanya Rakor ini kita mendapatkan masukan-masukan, baik dari Forkopimda, KPU, Bawaslu, dan tokoh masyarakat, Ormas dan lembaga Adat dayak, ini sebagai bahan masukan agar penyelenggaraan pemilu, baik dari Pemerintah Daerah, KPU, Bawaslu serta dari pihak keamanan agar kita tetap selalu berkoordinasi dan saling bersinergi untuk kelancaran pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024.
"Kepada masyarakat agar turut serta dan berperan aktif menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 27 November 2024 nanti dan menjaga kondusifitas Kabupaten Barsel aman, damai dan tenteram serta terjaga khamtibmas diwilayah Barsel dan sekitarnya," tutup Asisten III.
Ketua KPU Barsel juga mengatakan bahwa untuk Pilkada Kepala Daerah tahun 2024 pada dasarnya sudah siap untuk melaksanakan seluruh tahapan Pilkada Kabupaten Barsel.
"Saat ini KPU baru selesai tahapan pencopotan dan sekarang dalam masa pelaporan, Alhamdulilah di Barsel tidak ada permasalahan, terkait juga dengan Bawaslu dan selama pencoplitan berjalan lancar dan sudah 100 persen " terang Ketua KPU Roslina. (stiv)
.jpg)
.jpg)
Baca Lainnya :
- Batik Piring Malawen Barsel Raih The Best Design Concep Pada Pentas Fashion Show Apkasi 20240
- BNI KCP Buntok Dan Kontraktor Ngopi Bareng, Ngobrol Soal Kontraktor dan Perbankan0
Berita Kotabaru




.jpg)







