- Usai Banjir, BPBD Balangan Catat 13.825 jiwa terdampak di 34 Desa
- BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob 2-9 Januari 2026 di Perairan Kotabaru dan Muara Sungai Barito
- Gubernur Muhidin Lantik 11 Pejabat Tinggi Pratama dan Tegaskan Akan Evaluasi Secara Berkala
- BMKG Rilis Prospek Cuaca Kalsel 7–13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada!
- Soal Pelayanan Kesehatan di Kotabaru, Abu Suwandi: Akan Ada Evaluasi Besar-Besaran
- DPRD Kotabaru Soroti Kinerja dan Mutu Pelayanan Kesehatan bagi Warga Saijaan
- Kecamatan Cempaka Gelar Pengukuhkan Pengurus LPTQ dan Bershalawat
- Opini | Pawang Bencana?
- Bupati Kotabaru M. Rusli Lantik 74 pengawas dan 2 Pejabat Fungsional
- Awal Tahun 2026, Diskominfo Kotabaru Diapresiasi Bupati Terkait Prestasi Kinerja 2025
Jelang Kunjungan Presiden, Gubernur Kalsel Pastikan Kesiapan Sekolah Rakyat

Keterangan Gambar : Gubernur Kalsel saat mengunjungi salah satu sekolah Rakyat yang berada di BBPPKS Banjarmasin, Senin (5/1/2026).
Banjarbaru, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melakukan peninjauan ke Sekolah Rakyat yang berada di BBPPKS Banjarmasin. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana prasarana serta proses pembelajaran bagi peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki potensi akademik yang baik.
Baca Lainnya :
- Mensos RI Tinjau Lokasi Banjir di Desa Keramat Kabupaten Banjar0
- Gubernur Kalsel Melalui RSGM Gusti Hasan Aman Bantu Warga Terdampak Banjir di Sungai Tabuk0
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa saat ini Sekolah Rakyat di BBPPKS Banjarmasin telah menampung sebanyak 125 siswa yang tergabung dalam SMP dan SMA. Para siswa tersebut merupakan lulusan SD dan SMP yang diseleksi secara khusus, dengan prioritas bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu namun memiliki kecerdasan dan kemauan belajar yang tinggi.
“Alhamdulillah, hari ini kita melihat langsung kondisi sekolahnya sudah lengkap, fasilitas komputer tersedia, tenaga pendidik juga ada. Anak-anak yang masuk ke sini adalah mereka yang tidak mampu secara ekonomi, tetapi pintar dan berpotensi. Ini yang kita dorong,” kata Gubernur H. Muhidin, Banjarbaru, Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, ke depan peluang penerimaan peserta didik akan terus dievaluasi. Pemerintah akan melihat kembali kebutuhan dan kuota, sehingga semakin banyak anak-anak kurang mampu dapat mengakses pendidikan yang layak melalui Sekolah Rakyat.
Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digagas Presiden RI untuk memperluas akses pendidikan yang berkeadilan. Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Mudah-mudahan dengan adanya Sekolah Rakyat yang diadakan oleh Presiden, ini membawa kebaikan bagi masyarakat seluruh Indonesia,” tuturnya.
Terkait rencana kunjungan Presiden, Gubernur menyebutkan bahwa persiapan di Kalimantan Selatan telah dilakukan dengan matang. Direncanakan, Presiden RI Prabowo Subianto akan meninjau Sekolah Rakyat pada 12 Januari mendatang, termasuk melihat langsung kesiapan fasilitas dan proses pembelajaran.
Pada kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin juga berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar ini dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, berbakti kepada orang tua, disiplin dalam beribadah, serta sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu sebagai bekal masa depan.
“Jaga kesehatan, taat kepada orang tua, rajin beribadah, dan benar-benar belajar dengan sungguh-sungguh untuk menyiapkan diri menghadapi jenjang berikutnya,” pesannya.
Peninjauan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung program pendidikan inklusif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Sekolah Rakyat. (Red/MC)


Baca Lainnya :
- GPIB Immanuel Kotabaru Jadi Tuan Rumah Porseni Pelkat PKB Mupel Kalsel-Teng Tahun 20250
- Lamban Dimulai, Proyek Multiyears Jembatan Semayap Senilai Rp. 9,2 M di Protes Warga0



3.jpg)




.jpg)




