- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Hujan Deras Guyur Kotabaru, Hanyut dan Tenggelamkan Satu Unit Excavator Beserta Operatornya

Keterangan Gambar : Tim gabungan saat melakukan evakuasi dan pencarian korban, Rabu (21/5/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Hujan deras dan berdurasi lama yang melanda kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru pada Rabu, (21/5/2025) mengakibatkan sebuah alat berat (excavator) hanyut dan tenggelam di area Sungai Jupi Desa Sebelimbingan Kabupaten Kotabaru, sekira jam 20.00 wita.
Baca Lainnya :
- Wujud Kepedulian, Pemkab Kotabaru Serahkan Bantuan Korban Kebakaran 0
- Disparpora Kotabaru Perkuat Koordinasi Dengan Provinsi, Sambut KEN 20250
Informasi yang dihimpun media ini, saat kejadian, operator alat berat (excavator) masih berada dalam kabin (ruang operator) serta ikut hanyut dan tenggelam bersama excavator.
Tim gabungan terdiri dari BPBD, Polres Kotabaru, Damkar, Basarnas, para Relawan, medis dan lainnya berjibaku melakukan evakuasi terhadap alat yang hanyut dan tenggelam dengan menurunkan 3 unit excavator.
Saat excavator yang tenggelam sudah berhasil di evakuasi, ruangan kabin operator dalam keadaan kosong dan korban tidak ditemukan.
Ditengah cuaca hujan, tim gabungan langsung melakukan pencarian korban dilokasi kejadian, serta menyisir sungai menggunakan kelotok dan perahu karet, diduga korban ikut hanyut bersama arus air sungai.
Pencarian korban berlangsung sampai 24.00 Wita, namun belum membuahkan hasil, akhirnya tim gabungan memutuskan untuk beristirahat dan melanjut pencarian besok Kamis (22/5/2025) mulai jam 07.00 wita.
Belum di ketahui secara pasti, siapa pemilik alat berat (excavator) dan apa kegiatan yang sedang dilaksanakan saat kejadian. (*)


Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Sambut HUT Ke-750
- Jenazah Korban Serangan Buaya Ditemukan di Sungai Durian Kotabaru0














