- Anggota DPRD Tanbu Andi Rustianto Ziarah ke Makam Keluarga di Pemakaman H. Andi Syamsuddin Aryad
- Pemkab Kotabaru Gelar Lomba Gema Takbir, Sambut 1 Syawal 1447 H
- Gubernur Muhidin: Idulfitri Momentum Perkuat Ibadah dan Sikapi Perbedaan dengan Bijak
- Perkuat APBN, Pemerintah Rencana Tambah Produksi Batu Bara Guna Tingkatkan Penerimaan Pajak
- UPT Pengelola Objek Wisata Kotabaru Siap Sambut Wisatawan di Musim Libur Lebaran 2026
- X Batasi Usia Pengguna di Indonesia Minimal 16 Tahun
- Guru Besar Universitas Indonesia, Rose Mini: Peran Orang Tua Kunci Sukses Implementasi PP Tunas
- Menkomdigi: Aturan Usia di PP Tunas Jadi Kunci Lindungi 70 Juta Anak Indonesia di Internet
- Raline Shah: Dampak Biologis Media Sosial bagi Anak seperti Racun yang Mengendalikan Tubuh
- Jelang Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Catat Kenaikan Penumpang Capai 107% dari Tahun Sebelumnya
Gubernur Kaltara Dorong Pengembangan Industri Kelapa Sawit Di Wilayahnya

Keterangan Gambar : Seminar studi kelayakan pembangunan pabrik minyak sawit di Kaltara
Gubernur Kaltara Dr. (H.C). H. Zainal A Paliwang, M.Hum, mendorong pengembangan industri kelapa sawit. Hal ini disampaikan saat menjadi narasumber Seminar Penyusunan Studi Kelayakan (FS) Pembangunan Pabrik Minyak Goreng Kelapa Sawit dan Penyusunan Peta Rawan Konflik Kaltara di Universitas Hasanuddin, Senin (29/7/2024).
Menurut Gubernur Paliwang, Kaltara punya potensi besar di sektor perkebunan kelapa sawit.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kaltara, Resmikan Laboratorium Kateterisasi Jantung Dan Pembuluh Darah0
- Pemprov Kaltara Terima Penghargaan Dari KMS-PPL0
"Luas perkebunan kita terus meningkat, begitu pula produksi tandan buah segar (TBS) dan minyak sawit mentah (CPO)," ujarnya.
Data yang dipaparkan menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, baik untuk perkebunan besar swasta maupun kebun rakyat.
Selain membahas pengembangan industri kelapa sawit, Gubernur juga menyoroti pentingnya penyusunan Peta Rawan Konflik. Ia menjelaskan bahwa konflik sosial, terutama terkait lahan, pertambangan, dan perizinan, masih menjadi tantangan di daerahnya.
Gubernur optimistis melalui seminar ini, dihasilkan studi kelayakan yang komprehensif untuk pembangunan pabrik minyak sawit, serta peta rawan konflik yang akurat. (rls/BIROADPIM/fitria)


Baca Lainnya :
- KALTARA Raih Penghargaan Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV Tahun 20240
- Pemprov Kaltara Jalin Kerjasama Dengan Malaysia Melalui Program Sosek Malindo0



1.jpg)
.jpg)









