- Dorong Peningkatan Kinerja, Bupati Lantik Pejabat Administrator Pengawas dan Kepala Puskesmas
- Inspiratif Dalam Pembangunan Pendidikan, Bupati Kotabaru Raih Antasari Award 2026
- BPK RI Periksa LKPD 2025, Pesan Sekda Kotabaru ke SKPD: Tindak Lanjuti Semua Temuan
- LSM AKGUS Apresiasi PT. SDE, Buka Ruang Dialog Guna Selesaikan Persoalan Tanah Masyarakat
- Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, DPKP Kalsel Gelar Pangan Murah
- BPJS Kalwil Kalimantan Gandeng Pers Perkuat Loterasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja
- Suwanti Hadiri Rakornas di Sentul, Perkuat Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah
- INKAI Kotabaru Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Semester I Tahun 2026 Bagi 57 Karateka
- Dikenal Tegas dan Bijak, H. Isam Tunjukkan Sisi Penyayang Bersama Cucu
- LSM AKGUS Surati Kapolsek Kelumpang Barat Soal Dugaan Perampasan Tanah Masyarakat oleh PT. SDE
Gubernur Kaltara Dorong Pengembangan Industri Kelapa Sawit Di Wilayahnya

Keterangan Gambar : Seminar studi kelayakan pembangunan pabrik minyak sawit di Kaltara
Gubernur Kaltara Dr. (H.C). H. Zainal A Paliwang, M.Hum, mendorong pengembangan industri kelapa sawit. Hal ini disampaikan saat menjadi narasumber Seminar Penyusunan Studi Kelayakan (FS) Pembangunan Pabrik Minyak Goreng Kelapa Sawit dan Penyusunan Peta Rawan Konflik Kaltara di Universitas Hasanuddin, Senin (29/7/2024).
Menurut Gubernur Paliwang, Kaltara punya potensi besar di sektor perkebunan kelapa sawit.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kaltara, Resmikan Laboratorium Kateterisasi Jantung Dan Pembuluh Darah0
- Pemprov Kaltara Terima Penghargaan Dari KMS-PPL0
"Luas perkebunan kita terus meningkat, begitu pula produksi tandan buah segar (TBS) dan minyak sawit mentah (CPO)," ujarnya.
Data yang dipaparkan menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, baik untuk perkebunan besar swasta maupun kebun rakyat.
Selain membahas pengembangan industri kelapa sawit, Gubernur juga menyoroti pentingnya penyusunan Peta Rawan Konflik. Ia menjelaskan bahwa konflik sosial, terutama terkait lahan, pertambangan, dan perizinan, masih menjadi tantangan di daerahnya.
Gubernur optimistis melalui seminar ini, dihasilkan studi kelayakan yang komprehensif untuk pembangunan pabrik minyak sawit, serta peta rawan konflik yang akurat. (rls/BIROADPIM/fitria)


Baca Lainnya :
- KALTARA Raih Penghargaan Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV Tahun 20240
- Pemprov Kaltara Jalin Kerjasama Dengan Malaysia Melalui Program Sosek Malindo0



1.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)

.jpg)




