- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Gerak Cepat, Desa Sebatung Kotabaru Gelar Rapat Bentuk Koperasi Merah Putih

Keterangan Gambar : Kepala Desa Sebatung Kotabaru, (26/5/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Desa Sebatung Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru bergerak cepat melaksanakan program nasional, mewujudkan hadirnya Koperasi Merah Putih dengan menggelar musyawarah desa khusus, Senin (26/5/2025).
Baca Lainnya :
- Momen Haru, Bupati Kotabaru Lepas Jamaah Calon Haji 20250
- DPD Juleha Kotabaru Gelar Pelatihan Manajemen Qurban0
Kepada desa Sebatung, Tajudin Noor saat dijumpai awak media di kantornya mengatakan bahwa tujuan dan manfaat dari pembentukan Koperasi Merah Putih salah satunya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Sebatung.
Tajudin menjelaskan proses pembentukan koperasi ini melibatkan anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, ibu-ibu posyandu dan masyarakat.
Lebih jauh, Tajudin mengungkapkan tantangan dan hambatan yang mungkin dihadapi dalam pembentukan dan pengelolaan koperasi ini seperti banyak masyarakat desa Sebatung yang tidak tahu itu koperasi harus dibentuk dulu dengan modal kita sendiri atau modal anggota.
"Jadi kadang-kadang ada masyarakat yang kurang mengira koperasi ini langsung dapat bantuan, padahal kita harus membentuk dulu koperasi itu dengan modal anggota," terangnya.
Terkait pengelolaan dan pengawasan Koperasi Merah Putih, Tajudin mengatakan mekanisme pengelolaan nya sama koperasi pada umumnya, kalau sudah berkembang nanti akan mengajukan proposal untuk penambahan modal di bank-bank swasta yang akan diawasi pengawas koperasi.
Manfaat yang dapat diperoleh oleh anggota Koperasi, lanjut Tajudin antara lain kita akan bentuk usaha seperti pengadaan gas LPG, agar Gas mudah di dapat, karena kondisi sekarang ini, gas LPG 3Kg sangat susah didapat, dan kalaupun ada harganya tinggi dan tidak mengikuti HET (harga eceran tertinggi).
Diakhir pejelasannya Tajudin Noor menjelaskan Koperasi Merah Putih akan melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya, sebagai anggota dan pengurus.
" Mengenai program yang akan segera dijalankan, masih menunggu ketua koperasi yang terpilih nanti," tutupnya.

Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Sambut HUT Ke-750
Berita Kotabaru













