- Di Ulang Tahun ke-46, Hj. Suwanti Dapat Apresiasi BP3K-RI atas Kiprah Membangun Kotabaru.
- Fokus Penguatan Data Kawasan Industri, Kalsel Dorong Percepatan Hilirisasi
- Dorong UMKM Go Global, Disdag Kalsel Gelar Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Internasional
- Sinkronisasi Perencanaan 2027, DPKP Kalsel Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketahanan Pangan
- FTI Kalsel Kirim Atlet Youth, Siap Uji Mental di Kejurnas Triathlon 2026
- Suwanti Tegaskan Komitmen Kawal Kesejahteraan Pekerja di Kotabaru
- Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Ucapkan Selamat, Harap Kepemimpinan Baru Kemenag Tingkatkan Pelayanan
- Pembatasan Pelangsir Ditengah Langkanya BBM di Kotabaru, DPRD Cari Solusi Lewat RDP
- Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Apresiasi Perjuangan Kaum Buruh
- RDP DPRD Kotabaru, Pertamina : Stok BBM Kita Aman, Masyarakat Jangan Khawatir!
Ditlantas Polda Sumut Cek Kesiapan Jalan di Objek Wisata Kecamatan Harian Samosir

Keterangan Gambar : Tim Polda Sukut bersama Dinas terkait kesiapan cek jalan di Lokasi wisata, Jumat (14/3/2025).
Samosir, Borneopos.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara bersama instansi terkait melakukan pengecekan kesiapan jalur lalu lintas di sejumlah objek wisata di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Jumat (14/3/2025).
Baca Lainnya :
- Empat Pejabat Utama dan Empat Kapolres di Polda Kalsel Rotasi, Satu Naik Brigjen0
- Polres Samosir Bagikan 100 Bungkus Takjil Untuk Umat Muslim di Kecamatan Harian 0
Langkah ini bertujuan untuk memastikan keselamatan wisatawan serta kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata seperti Bukit Sibea-bea, Bukit Holbung, Menara Pandang Tele, dan Air Terjun Efrata.
Dasar hukum pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Sejumlah titik jalan yang menjadi fokus pengecekan di antaranya Jalan Tele yang memiliki turunan dan tikungan tajam, Jalan Menara Pandang Tele sebagai akses utama menuju destinasi wisata, Jalan Simpang Air Terjun Efrata yang kerap ramai wisatawan, Jalan Simpang Gotting, jalur penghubung utama bagi wisatawan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk AKP J. Silalahi dan AKP Bakrie dari Ditlantas Polda Sumut, Menson Tarigan dan Ade dari Dinas Perhubungan Sumut, serta Dedi Siregar dari Dinas Pariwisata Sumut. Hadir pula Camat Harian Hartopo Manik, Kapolsek Harian IPDA Rahmat Kurniawan, serta perwakilan dari Dishub Kabupaten Samosir dan Polres Samosir.
Dalam kegiatan ini, tim melakukan survei jalan dan fasilitas parkir di sekitar objek wisata. Sejumlah temuan dan rekomendasi disampaikan oleh para pemangku kepentingan, di antaranya Dishub Sumut menyampiakan Pedagang tidak boleh berjualan di simpang menuju jalur alternatif ke Sosor Dolok karena dapat menghambat arus lalu lintas.
Penguatan personel dan penerapan tarif parkir progresif juga disarankan. Dari Ditlantas Polda Sumut menyampaikan Kapasitas parkir di sekitar Menara Pandang Tele dinilai tidak mencukupi, sehingga direkomendasikan pemanfaatan satu ruas jalan sebagai area parkir.
Rambu-rambu larangan parkir juga perlu ditambahkan, serta area parkir khusus motor di belakang menara. Dari Dinas PUTR Sumut menyampiakan usulan sistem penjualan tiket online untuk mengurangi antrean wisatawan.
Sedangkan Camat Harian Menyatakan ada empat titik rawan macet di wilayahnya, yakni Bukit Sibea-bea, Air Terjun Efrata, Bukit Holbung, dan Menara Pandang Tele. Tim monitoring akan dibentuk untuk membantu kepolisian mengurai kemacetan.
Sedangkan Dishub Samosir memyampaikan Akan mengoordinasikan petugas parkir dan memindahkan pedagang dari jalur alternatif Sosor Dolok. Penambahan toilet di Menara Pandang Tele juga menjadi perhatian. Dan Satlantas Polres Samosir Mengusulkan pengadaan mobil derek guna mengantisipasi kendaraan wisatawan yang mogok di jalur menanjak.
Pengelola Menara Pandang Tele Mengakui kewalahan menghadapi lonjakan wisatawan saat libur panjang dan berkomitmen menerapkan saran yang diberikan. Dan ditutup dari Humas Polres Samosir Menyampaikan akan menyampaikan informasi lalu lintas dan kondisi objek wisata secara nyata sesuai keadaan dilokasi yakni melalui media sosial, Pemberitaan media online dan melalui Flyer, spanduk.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Samosir, terutama menjelang musim liburan lebaran tahun 2025.(ril/red)


Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita SAMOSIR





.jpg)








