- Polri Endus Aliran Dana 132 Situs Judi Online, Ratusan Rekening Dibekukan
- KPK OTT Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq Klaim Tak Paham Hukum Lantaran Mantan Pedangdut
- Kepala MAN Kotabaru, M. Yamin: Perpisahan Siswa Nanti Dilaksanakan Secara Sederhana
- Opini | Setahun Muhidin – Hasnur, *Upau, Kada Bapala*
- Polda Kalsel Sambut Reses Komisi III DPR RI, Bahas Kesiapan Implementasi KUHP Baru
- Pemkab Kotabaru Kembali Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah di Siring Laut
- Safari Ramadhan di Teluk Tamiang, Bupati Rusli Serahkan Bantuan dan Tegaskan Program Prioritas
- Perkuat konektivitas Ketempat wisata, Bupati Rusli Resmikan Jalan Desa Teluk Tamiyang
- Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026 Jaga Daya Beli Masyarakat
- Tingkatkan Kaulitas Lingkungan, UPTD Laboratorium Lingkungan Kalsel dan Banjarbaru Jalin Kerja Sama
Ditlantas Polda Sumut Cek Kesiapan Jalan di Objek Wisata Kecamatan Harian Samosir

Keterangan Gambar : Tim Polda Sukut bersama Dinas terkait kesiapan cek jalan di Lokasi wisata, Jumat (14/3/2025).
Samosir, Borneopos.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara bersama instansi terkait melakukan pengecekan kesiapan jalur lalu lintas di sejumlah objek wisata di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Jumat (14/3/2025).
Baca Lainnya :
- Empat Pejabat Utama dan Empat Kapolres di Polda Kalsel Rotasi, Satu Naik Brigjen0
- Polres Samosir Bagikan 100 Bungkus Takjil Untuk Umat Muslim di Kecamatan Harian 0
Langkah ini bertujuan untuk memastikan keselamatan wisatawan serta kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata seperti Bukit Sibea-bea, Bukit Holbung, Menara Pandang Tele, dan Air Terjun Efrata.
Dasar hukum pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Sejumlah titik jalan yang menjadi fokus pengecekan di antaranya Jalan Tele yang memiliki turunan dan tikungan tajam, Jalan Menara Pandang Tele sebagai akses utama menuju destinasi wisata, Jalan Simpang Air Terjun Efrata yang kerap ramai wisatawan, Jalan Simpang Gotting, jalur penghubung utama bagi wisatawan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk AKP J. Silalahi dan AKP Bakrie dari Ditlantas Polda Sumut, Menson Tarigan dan Ade dari Dinas Perhubungan Sumut, serta Dedi Siregar dari Dinas Pariwisata Sumut. Hadir pula Camat Harian Hartopo Manik, Kapolsek Harian IPDA Rahmat Kurniawan, serta perwakilan dari Dishub Kabupaten Samosir dan Polres Samosir.
Dalam kegiatan ini, tim melakukan survei jalan dan fasilitas parkir di sekitar objek wisata. Sejumlah temuan dan rekomendasi disampaikan oleh para pemangku kepentingan, di antaranya Dishub Sumut menyampiakan Pedagang tidak boleh berjualan di simpang menuju jalur alternatif ke Sosor Dolok karena dapat menghambat arus lalu lintas.
Penguatan personel dan penerapan tarif parkir progresif juga disarankan. Dari Ditlantas Polda Sumut menyampaikan Kapasitas parkir di sekitar Menara Pandang Tele dinilai tidak mencukupi, sehingga direkomendasikan pemanfaatan satu ruas jalan sebagai area parkir.
Rambu-rambu larangan parkir juga perlu ditambahkan, serta area parkir khusus motor di belakang menara. Dari Dinas PUTR Sumut menyampiakan usulan sistem penjualan tiket online untuk mengurangi antrean wisatawan.
Sedangkan Camat Harian Menyatakan ada empat titik rawan macet di wilayahnya, yakni Bukit Sibea-bea, Air Terjun Efrata, Bukit Holbung, dan Menara Pandang Tele. Tim monitoring akan dibentuk untuk membantu kepolisian mengurai kemacetan.
Sedangkan Dishub Samosir memyampaikan Akan mengoordinasikan petugas parkir dan memindahkan pedagang dari jalur alternatif Sosor Dolok. Penambahan toilet di Menara Pandang Tele juga menjadi perhatian. Dan Satlantas Polres Samosir Mengusulkan pengadaan mobil derek guna mengantisipasi kendaraan wisatawan yang mogok di jalur menanjak.
Pengelola Menara Pandang Tele Mengakui kewalahan menghadapi lonjakan wisatawan saat libur panjang dan berkomitmen menerapkan saran yang diberikan. Dan ditutup dari Humas Polres Samosir Menyampaikan akan menyampaikan informasi lalu lintas dan kondisi objek wisata secara nyata sesuai keadaan dilokasi yakni melalui media sosial, Pemberitaan media online dan melalui Flyer, spanduk.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Samosir, terutama menjelang musim liburan lebaran tahun 2025.(ril/red)


Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita SAMOSIR








.jpg)





