- Perkuat Sinergi, DPD KNPI Silaturahmi Dengan Bupati Hulu Sungai Selatan
- DPD KNPI Kalsel Gelar Rakerda, Susun Program Kerja Tiga Tahun ke Depan
- Byar Pret! Byar Pret! LBH Borneo Nusantara Resmi Gugat PLN di PTUN Banjarmasin
- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
Dinas PUPR Kotabaru Gagal Selesaikan Proyek Mesjid Apung, Meski Beri Perpanjang 90 Hari

Keterangan Gambar : Proyek Mesjid Apung masih dalam proses pengerjaan, Selasa (9/7/2024)
Borneopos.com, Kotabaru - Proyek Mesjid Apung yang didamba-dambakan warga saijaan masih berlangsung pembangunannya, hingga hari Selasa (9/7/2024).
Baca Lainnya :
Pantauan media ini dilapangan, Selasa tanggal 9 juli 2024 masih terdapat belasan pekerja yang melakukan pekerjaan di luar dan dalam bangunan mesjid apung.
Sesuai perencanaan, mega proyek Siring Laut yang dikerjakan oleh PT. Arafah Alam Sejahtera berbiaya 75,8 miliar ini menurut papan proyek yang terpasang waktu pengerjaannya dimulai dari 04 Juli 2022 sampai dengan 25 Maret 2024
Karena pekerjaan belum selesai, Dinas PUPR memberikan kesempatan kepada kontraktor pelaksana untuk menyelesaikan pekerjaan selama 90 hari (seharusnya tanggal 23 Juni 2024).
Dilokasi proyek, kru media borneopos.com berbincang dengan Syam yang mengaku sebagai pelaksana mengatakan bahwa ada perpanjangan pengerjaan lagi sampai tanggal 23 Juli 2024.
"Kami dapat perpanjangan lagi selama 1 bulan, nanti berakhir sampai tanggal 23 Juli 2024" ucapnya.
Berbekal informasi ini Kru media borneopos.com mencoba mengkonfirmasi terkait perpanjangan pekerjaan mesjid apung di kawasan wisata siring laut ini, Kepala Bidang Bangunan Gedung dan Konstruksi yang juga merangkap sebagai PPK Proyek tersebut Naili Shofiah, namun pejabat do maksud enggan bertemu dengan wartawan.
"Kalau mau wawancara, silahkan hubungi Humas PUPR," ucapnya Naili melalui stafnya, Selasa (9/7/2024).
Sehari sebelumnya, Senin (9/7/2024) beberapa awak media juga bermaksud konfirmasi terkait beberapa proyek yang menjadi perhatian warga kepada kepala dinas PUPR Kotabaru Suprapti Tri Astuti, namun awak media juga harus kembali dengan kecewa karena tidak bisa bertemu kepala Dinas PUPR Kotabaru karena lagi "Coffee morning".
Hal itu tentu mengundang tanya bagi awak media serta masyarakat Kotabaru, ada apa dengan Dinas PUPR Kotabaru? sehingga menutup diri dan tidak transparan terkait proyek Mesjid Apung ini kepada masyarakat! (red)



Baca Lainnya :



.jpg)









