- Lagi, Lagi dan Lagi! Kotabaru Dikepung Banjir
- Sabu Senilai 2,5 Miliar Dimusnahkan Ditresnarkoba Polda Kalsel
- Pemprov Kalsel Launching E-Optima TJSLP Guna Perkuat Tata Kelola CSR
- Talkshow Radio RGS Kenalkan Forum GenRe, Figur Remaja Teladan dan Berkualitas
- Ambin Demokrasi | Siapa Yang Salah, Ketika Perumda PALD Tak Bergaji?
- Gubernur Kalsel Anugerahkan Satyalencana Karya Satya Kepada 446 PNS Pemprov
- Munthe FC Kotabaru Incar Kampium pada Gubernur Cup Mini Soccer 2025
- FBS 2025 Sukses Digelar, Kadisparpora Sampaikan Terima Kasih Kepada Warga Saijaan
- Kepala Disparpora Kotabaru, Sonny Apresiasi PT. Indocement Yang Hijaukan Bumi Perkemahan
- Media Gathering ke-2 Tahun 2025: Indocement Tanam Puluhan Pohon di Bumi Perkemahan Kotabaru
Bupati M. Rusli Dukung Kementan RI Cetak 5.000 Ha Sawah di Kotabaru

Keterangan Gambar : Bupati Kotabaru M. Rusli bersama tim Kementan RI, Rabu (25/6/2025).
Borneopos.com, Kotabaru - Kotabaru Muhammad Rusli, sambut kunjungan resmi Tim Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), Dalam upaya mendukung program strategis nasional swasembada pangan sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan SDM Pariwisata, Disparpora Gelar Rakor dan Sinkronisasi Data Ekonomi Kreatif Kotabaru 2020
- Dispar Kalsel Gelar Bimtek Story Telling Destinasi Pariwisata Kalsel 2025 di Pantai Gedambaan0
Dalam audiensi Bupati Muhammad Rusli bersama Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI, Dhani Gartina, tersebut, membahas cetak sawah dan optimasi lahan rawa di daerah Kabupaten Kotabaru yang berlangsung di Ruang kerja Bupati Kotabaru, Sebelimbingan, Rabu (25/06/2025).
Dalam pemaparannya, Ditjen Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian RI, Dhani Gartina yang juga sekaligus sebagai Penanggung Jawab Swasembada Pangan di Kotabaru menjelaskan, Kolaborasi antar pihak akan mempercepat capaian dari target swasembada pangan, dimana Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III berkomitmen dengan apa yang menjadi tugasnya untuk perbaikan di irigasi utama.
“Kita bisa mulai kontruksi di tahap awal 341 ha dari 5.000 ha Cetak Sawah Rakyat (CSR) kita sudah tandatangan kontrak kontruksi, dan sisanya 4.600 ha akan segera sambil melihat dan koordinasi dengan BWS Kalimantan III untuk tata kelola air. Sementara itu, untuk Optimasi Lahan Rawa (Oplah) kontruksi tahap awal juga sudah mulai di 347 ha dengan harapan ini bisa selesai di agustus 2025,” jelasnya.
Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kotabaru dalam mendukung penuh pelaksanaan program cetak sawah dan optimasi lahan rawa untuk swasembada pangan.
Ia juga menegaskan, Kabupaten Kotabaru ingin memaksimalkan potensi lahan yang tersedia, dimana ada 5.000 ha untuk Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan mengoptimalkan Lahan Baku Sawah (LBS) yang ada seluas 6.100 ha
“Potensi kami ada 5.000 ha, saya ingin tambah 1.000 ha lagi, kami akan berkoordinasi dengan intansi dilingkup kami, dukungan pusat Kementrian Pertanian ini luar biasa, maka dari itu kami akan gerakan seluruh SKPD yang ada mendukung program ini, kami berkomitmen untuk swasembada pangan ini,” ucapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kotabaru, Sarwani, menambahkan, bahwa kami akan berkomitmen terkait pelaksanaan Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Optimasi Lahan Rawa di Kabupaten Kotabaru ini dan kami juga berkoordinasi ke Kementan Pusat, Dinas Pertanian Provinsi untuk pelaksanaan dilapangan lancar.
“Tadi kami sudah bersama pak Bupati, dan beliau mengarahkan untuk program ini dikawal dengan baik, dan harus ada _outcome_ yaitu peningkatan produksi,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ditjen Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian RI , bersama Dinas Pertanian langsung meninjau daerah irigasi Sungai Bungur (butuh rehabilitasi) dan kunjungan ke lokasi cetak sawah 341 ha di Kecamatan Pulau Laut Timur.
Melalui kegiatan ini diharapakan komitmen percepatan realisasi cetak sawah, taat regulasi dan hasil SID, sehingga sinergi pusat dan daerah dapat mewujudkan swasembada pangan.
Selain itu, Program cetak sawah ini diharapkan mampu menciptakan transformasi di sektor pertanian, mencetak ekosistem pertanian modern dan berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan pangan baik di tingkat lokal maupun nasional.(ril/red)
Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Jenazah Korban Serangan Buaya Ditemukan di Sungai Durian Kotabaru0
