- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
BPPD Kotabaru Gelar Bimtek Trauma Healing Paacabencana

Kotabaru, Borneopos.com -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru menggelar bimbingan teknis trauma healing pascabencana di Hotel Grand Surya Kotabaru, Senin (2/12/24).
Baca Lainnya :
- Waka Ops Mantap Praja Toba 2024 Polres Samosir Pantau Pengamanan Rapat Pleno PPK Pangururan0
- Pemkab Kotabaru Kirim Tim Futsal Putra dan Putri Berlaga Di Kejurprov Kalsel0
Peserta dari kegiatan tersebut yakni dari Camat seKabupaten Kotabaru, Kepala Desa yang ada di pesisir, dan Kasi Trantib seKabupaten Kotabaru.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap Siagaan BPBD Lathifu Arsyiono menyampaikan bahwa ada dua kegiatan, yang pertama gladi, tentang bagaimana penanggulangan mitigasi serta pencegahan bencana terutama didaerah pesisir.
"Seperti kita ketahui sekarang lagi musim bencana cuaca ekstrim, bencana hidrometeorologis, yang sangat terdampak di wilayah-wilayah pesisir seperti di Kecamatan Pulau Kepulauan lainnya," ucapnya.
Dalam sosialisasi ini peserta dibekali pengetahuan bagaimana meminimalisir dampak dan kerugian yang terjadi jika bencana itu terjadi.
Lebih jauh Lathifu Arsyiono menyampaikan, untuk materi ke dua bimbingan teknis yakni terkait trauma hiling paska bencana. Dengan materi tersebut peserta bisa mengetahui bagaimana mengatasi trauma yang terkena bencana seperti setres.
"Disinilah peran trauma hiling untuk menenangkan dan memotivasi, memberikan pencerahan agar hidup bisa terus berlanjut walaupun kita ditempah musibah, bencana, namun kehidupan ini terus berlanjut dan kita bisa membangun kembali apa yang telah terdampak," tuturnya.
Untuk bencana gelombang ekstrim dan cuaca ekstrim yang rawan terjadi di wilayah Kotabaru yakni yang ada di pesisir seperti Pulau Tanjung Selayar, Pulau Laut Barat, Pulau Sembilan, Tanjung Semalantakan, Pamukan Selatan dan seluruh kecamatan yang ada di pesisir.
Ia berharap dengan adanya bimbingan teknis trauma healing pascabencana, peserta mampu memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana cara menanggulangi dan menghadapi bencana terutama cuaca ekstrim.(red)


Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0












