- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Antisipasi Karhutla Di Kotabaru, AKBP Doli M Tanjung Minta Jajarannya Edukasi Warga

Keterangan Gambar : Tim Polres Kotabaru saat mengedukasi warga terkait bahaya Karhutla
Borneopos.com, KOTABARU - Memasuki akhir bulan Juli 2024, Kabupaten Kotabaru menghadapi musim panas dengan intensitas hujan yang mulai menurun, meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kasi Humas IPTU Agus Riyanto mengatakan bahwa Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M Tanjung, S.I.K., telah menginisiasi semua jajaran untuk melakukan upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui kegiatan patroli dialogis gabungan.
Baca Lainnya :
- Bupati Kotabaru Hadiri Lomba Dayung Dalam Rangka HUT Lanal Kotabaru Ke-27 0
- Lomba Dayung, Dan Lanal Kotabaru : Kami mendukung Pembangunan Wisata Bahari Di Bumi Saijaan0
"Patroli gabungan ini melibatkan petugas dari Polri, TNI, dan Komunitas peduli lingkungan, bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya serta dampak negatif dari Karhutla," jelasnya.
Dalam pelaksanaan patroli gabungan, masyarakat diminta untuk mematuhi aturan hukum dan memahami sanksi pidana terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Selain itu, mereka juga diimbau, khususnya petani, untuk tidak menggunakan pembakaran saat membuka ladang pertanian.
Kolaborasi ini mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, yang berpotensi mengancam kelestarian lingkungan, keamanan penerbangan, dan kesehatan manusia.
BRIPKA Endro Bhabinkamtibmas Desa Sungup Kanan Polsek Pulau Laut Tengah bersama KOPKA Saipul Babinsa dari Koramil Pulau Laut Tengah dan Abdul Rahman dari Komunitas Manggala Akni Kotabaru, melakukan patroli gabungan, Sabtu (20/7/24) untuk mengingatkan warga Desa Sungup Kanan tentang pentingnya tidak membakar hutan atau lahan dalam kegiatan pertanian. (rls/red)


Baca Lainnya :
- Brakk! Truk Tangki Minyak CPO Tujuan PT. Sime Darby Oils Seruduk Pagar Pesantren Ar-Raudah Kotabaru0
- Truck Bawa Beras Bulog 10 Ton Dari Banjamasin, Terbalik Di Kotabaru0
Berita Kotabaru













