- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Antisipasi Karhutla Di Kotabaru, AKBP Doli M Tanjung Minta Jajarannya Edukasi Warga

Keterangan Gambar : Tim Polres Kotabaru saat mengedukasi warga terkait bahaya Karhutla
Borneopos.com, KOTABARU - Memasuki akhir bulan Juli 2024, Kabupaten Kotabaru menghadapi musim panas dengan intensitas hujan yang mulai menurun, meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kasi Humas IPTU Agus Riyanto mengatakan bahwa Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M Tanjung, S.I.K., telah menginisiasi semua jajaran untuk melakukan upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui kegiatan patroli dialogis gabungan.
Baca Lainnya :
- Bupati Kotabaru Hadiri Lomba Dayung Dalam Rangka HUT Lanal Kotabaru Ke-27 0
- Lomba Dayung, Dan Lanal Kotabaru : Kami mendukung Pembangunan Wisata Bahari Di Bumi Saijaan0
"Patroli gabungan ini melibatkan petugas dari Polri, TNI, dan Komunitas peduli lingkungan, bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya serta dampak negatif dari Karhutla," jelasnya.
Dalam pelaksanaan patroli gabungan, masyarakat diminta untuk mematuhi aturan hukum dan memahami sanksi pidana terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Selain itu, mereka juga diimbau, khususnya petani, untuk tidak menggunakan pembakaran saat membuka ladang pertanian.
Kolaborasi ini mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, yang berpotensi mengancam kelestarian lingkungan, keamanan penerbangan, dan kesehatan manusia.
BRIPKA Endro Bhabinkamtibmas Desa Sungup Kanan Polsek Pulau Laut Tengah bersama KOPKA Saipul Babinsa dari Koramil Pulau Laut Tengah dan Abdul Rahman dari Komunitas Manggala Akni Kotabaru, melakukan patroli gabungan, Sabtu (20/7/24) untuk mengingatkan warga Desa Sungup Kanan tentang pentingnya tidak membakar hutan atau lahan dalam kegiatan pertanian. (rls/red)


Baca Lainnya :
- Brakk! Truk Tangki Minyak CPO Tujuan PT. Sime Darby Oils Seruduk Pagar Pesantren Ar-Raudah Kotabaru0
- Truck Bawa Beras Bulog 10 Ton Dari Banjamasin, Terbalik Di Kotabaru0












