Usai Banjir, BPBD Balangan Catat 13.825 jiwa terdampak di 34 Desa

Reported By Pimred Borneo Pos 06 Jan 2026, 22:10:55 WIB KALSEL
Usai Banjir, BPBD Balangan Catat 13.825 jiwa terdampak di 34 Desa

Keterangan Gambar : Data Pusdalops BPBD Balangan mencatat sebanyak 34 desa terdampak selama periode 27 Desember 2025 - 3 Januari 2026. (Foto: Mc.Balangan)




Paringin, Borneopos.com - Bencana banjir dan banjir bandang yang melanda Kabupaten Balangan sejak akhir Desember 2025 berdampak pada puluhan desa di enam kecamatan.


Baca Lainnya :

Data Pusdalops BPBD Balangan mencatat sebanyak 34 desa terdampak selama periode 27 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.


Dampak bencana tersebut dirasakan oleh ribuan warga di berbagai wilayah. Total tercatat sebanyak 4.289 kepala keluarga dengan jumlah 13.825 jiwa terdampak.


Enam kecamatan yang terdampak meliputi Awayan, Tebing Tinggi, Halong, Juai, Paringin Selatan, dan Lampihong. Sebaran dampak bencana terjadi dengan tingkat kerusakan yang bervariasi di masing-masing wilayah.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi, Senin (5/1/2026) menyampaikan, bahwa kondisi masyarakat terdampak saat ini telah menunjukkan perkembangan positif. Hasil peninjauan lapangan menunjukkan situasi di wilayah terdampak berada dalam kondisi aman dan terkendali.


“Berdasarkan hasil peninjauan dan pengecekan di lapangan, kondisi masyarakat terdampak khususnya di Kecamatan Tebing Tinggi sudah dalam keadaan aman dan terkendali,” katanya.


Secara keseluruhan, dampak kerusakan rumah warga terdiri dari 210 rumah rusak ringan, 189 rumah rusak sedang, dan 48 rumah rusak berat. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak akibat bencana tersebut.


Fasilitas yang terdampak meliputi 13 bangunan kantor, 30 fasilitas pendidikan, satu fasilitas kesehatan, satu fasilitas lainnya, serta 44 tempat ibadah. Infrastruktur yang mengalami kerusakan mencakup jalan sepanjang empat kilometer dan sembilan unit jembatan.


Kecamatan Tebing Tinggi menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Tercatat sebanyak 1.328 rumah terdampak dengan rincian 210 rumah rusak ringan, 189 rumah rusak sedang, dan 41 rumah rusak berat.


Jumlah kepala keluarga terdampak di Kecamatan Tebing Tinggi tercatat sebanyak 1.328. Total jiwa terdampak di wilayah tersebut mencapai 4.461 orang.


Di Kecamatan Halong, bencana berdampak pada 747 rumah dengan tujuh rumah mengalami kerusakan berat. Jumlah kepala keluarga terdampak tercatat sebanyak 749 dengan total 2.445 jiwa.


Sementara itu, di Kecamatan Awayan tercatat sebanyak 1.515 rumah terdampak. Jumlah kepala keluarga terdampak di wilayah ini mencapai 1.515 dengan total 1.473 jiwa.


Kerusakan infrastruktur di Kecamatan Awayan meliputi jalan raya sepanjang 3,5 kilometer. Selain itu, sejumlah fasilitas umum lainnya juga turut terdampak.


Data Pusdalops BPBD Balangan juga mencatat dampak di Kecamatan Juai sebanyak 482 rumah terdampak. Kecamatan Paringin Selatan tercatat 121 rumah terdampak dan Kecamatan Lampihong sebanyak 81 rumah terdampak.


Seluruh wilayah terdampak kini memasuki tahapan transisi pemulihan pascabencana. Peralihan ini dilakukan seiring berakhirnya masa status tanggap darurat bencana.


“Selanjutnya ditetapkan status transisi pemulihan siaga darurat bencana, dengan kegiatan yang berfokus pada upaya pemulihan dan normalisasi kehidupan masyarakat,” ujarnya.


Dengan beralihnya status penanganan, fokus diarahkan pada pemulihan menyeluruh kondisi masyarakat dan wilayah terdampak. Upaya pemulihan dilakukan secara bertahap hingga aktivitas warga dapat kembali normal. (red/MCBlgn)



Baca Lainnya :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment