- Byar Pret! Byar Pret! LBH Borneo Nusantara Resmi Gugat PLN di PTUN Banjarmasin
- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob 2-9 Januari 2026 di Perairan Kotabaru dan Muara Sungai Barito

Keterangan Gambar : Rilies BMKG Kasel
Banjarbaru, Borneopos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (rob) yang berpotensi terjadi di perairan Kotabaru serta perairan Muara Sungai Barito, Kalimantan Selatan, pada periode 2 hingga 9 Januari 2026.
Baca Lainnya :
- Gubernur Muhidin Lantik 11 Pejabat Tinggi Pratama dan Tegaskan Akan Evaluasi Secara Berkala0
- Opini | Pawang Bencana?0
Prakirawan BMKG, Rianita Sekar, menjelaskan bahwa fenomena tersebut dipengaruhi oleh fase bulan purnama pada 3 Januari 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
“Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, terdapat potensi terjadinya banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir Kalimantan Selatan. Masyarakat pesisir kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak pasang maksimum air laut selama periode 2 hingga 9 Januari 2026,” ujar Rianita, Selasa (6/1/2026).
Untuk perairan Kotabaru, pasang maksimum berpotensi terjadi pada 2–9 Januari 2026 pukul 16.00–22.00 WITA, dengan ketinggian pasang mencapai 2,9 meter.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir perairan Kotabaru, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu.
Sementara itu, di perairan Muara Sungai Barito, pasang maksimum diperkirakan terjadi pada 2–9 Januari 2026 pukul 18.00–01.00 WITA, dengan ketinggian pasang mencapai 2,8 meter.
Wilayah terdampak meliputi pesisir perairan Sungai Barito dan sekitarnya. BMKG memperingatkan bahwa kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan transportasi di wilayah pesisir, termasuk kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas permukiman pesisir, serta sektor perikanan darat.
Masyarakat pesisir diimbau untuk, mengamankan barang dan aset di wilayah rawan genangan, mengatur aktivitas pelabuhan dan perikanan menyesuaikan jadwal pasang, dan mengikuti informasi cuaca dan kelautan resmi dari BMKG. (Red/MC)

Baca Lainnya :
- Gabungan Ormas Gelar Unjuk Rasa Damai di Kantor DPRD Kotabaru0
- Disdag Kalsel Dukung Koperasi Merah Putih Desa Indrasari, Harga Gas LPG 3 Kg Rp. 18.500 per Tabung0














