- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM Kalsel Mulai Jalankan Uji Kompetensi dan Pengembangan ASN 2026

Keterangan Gambar : Kantor UPTD Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Selatan
Kalsel Borneopos.com - UPTD Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Selatan mulai menjalankan berbagai program peningkatan kompetensi aparatur pada tahun 2026. Lembaga yang baru dibentuk ini mengelola sejumlah kegiatan sertifikasi dan pengembangan kemampuan aparatur sipil negara (ASN).
Baca Lainnya :
- MTQ Tingkat Kabupaten Kotabaru Akan di gelar 31 Maret Sampai 5 April, di Pulau Laut Selatan0
- Polres Kotabaru Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda, Tokoh Agama, Jurnalis, LSM dan Anak Yatim0
Kepala UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Haris, mengatakan bahwa keberadaan UPTD ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah daerah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur.
“UPTD Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia ini baru dibentuk pada tahun 2024 dengan keluarnya Peraturan Gubernur Nomor 036 Tahun 2024 tentang Unit Pelaksana Teknis Daerah Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia,” ujarnya saat ditemui di Banjarbaru, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 pihaknya memperoleh anggaran sekitar Rp1,1 miliar untuk melaksanakan berbagai program peningkatan kompetensi ASN. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk sejumlah kegiatan strategis yang berkaitan dengan sertifikasi serta pengembangan kapasitas aparatur.
“Kegiatan yang dilaksanakan di antaranya uji kompetensi pengadaan barang dan jasa pemerintah, uji kompetensi jabatan fungsional Satpol PP, serta kegiatan pengembangan kompetensi bagi ASN dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” jelasnya.
Selain itu, UPTD juga mulai melaksanakan orientasi bagi PPPK yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Salah satu daerah yang telah mengajukan peserta adalah Kabupaten Kotabaru.
“Untuk sementara kami juga melaksanakan orientasi PPPK. Dari Kabupaten Kotabaru saja ada usulan sekitar 237 orang. Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam beberapa angkatan yang diselenggarakan di UPTD,” tambahnya.
Menurutnya, program-program tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem sertifikasi kompetensi ASN di daerah. UPTD diharapkan dapat menjadi pusat layanan sertifikasi dan pengembangan kompetensi aparatur pemerintah di Kalimantan Selatan.
Ke depan, pihaknya juga membuka peluang bagi kabupaten dan kota lain untuk memanfaatkan layanan UPTD dalam pelaksanaan sertifikasi dan pengembangan kompetensi ASN. (red/mcksl)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250




.jpg)









