- Dinsos Kalsel Siaga Bencana, Dukung Realisasi Bendungan Riam Kiwa untuk Tekan Risiko Banjir
- Dinsos Kalsel Kawal Janji Kampanye Gubernur di Bidang Sosial, Fokus Perbaikan Data dan Layanan PPKS
- Pastikan Transportasi Berjalan Lancar Jelang Lebaran, Komisi II DPRD Gelar Rapat
- Safari Ramadhan ke-4 di Sampanahan, Pemkab Kotabaru Serap Aspirasi Masyaraka
- Pesantren Ramadhan 1447 H: Upaya Pemko Banjarbaru Cetak Generasi Cerdas dan Religius
- Kadisdikbud Kalsel Tegaskan Prinsip, No One Left Behind dalam Safari Ramadan di Balangan
- Kunjungi Tabalong, Disdikbud Kalsel Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Buka Puasa Bersama, Disdikbud Kalsel Perkokoh Sinergi Majukan Pendidikan dan Kebudayaan
- Pernyataan Sikap AJI: Presiden Bunuh Media Lewat Amerika
- Pemko Banjarbaru Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Tingkatkan Kapasitas Pelaku Usaha Soal e-Purchasing, UKPBJ Kotabaru Gelar FGD Catalog Versi 6
.jpg)
Keterangan Gambar : UKPBJ Kotabaru Gelar FGD Catalog Versi 6, Rabu (8/10/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Pemkab Kotabaru, melalui Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) gelar Focus Group Discusion (FGD) pembinaan dan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, Rabu (8/10/2025) di Ruma Hotel Kotabaru.
Baca Lainnya :
- BPBD Kotabaru Edukasi Soal Kebencanaan di SMPN 3 Kelumpang Tengah0
- BPBD Kotabaru Implementasikan Strategi Hebat, Destana Sungup Kanan Kini Melek Lingkungan0
FGD dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kotabaru Murdianto yang mewakili Sekdakab sekaligus memakan sambutan tertulis
Plt UKPBJ Kotabaru, Oktaviana Siboro mengatakan bahwa kegiatan FGD ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha yang telah dan akan bekerjasama dengan pemerintah daerah khususnya dalam pengadaan barang/jasa.
"Para pelaku usaha yang ada di Kotabaru yang bekerja sama dengan pemerintah dalam pengadaan barang/jasa perlu selalu di tingkatkan kapasitas dan kemampuannya, khususnya saat ini kita telah menggunakan e-Catalog Versi 6 (V.6)," ucap Okta.
Lebih juah Okta menyampaikan untuk penerapan e-catalog versi 6 ini masih banyak para pelaku usaha yang belum sepenuhnya memahami dan mengerti terkait operasional versi 6 serta perubahan-perubahannya.
Selain itu Okta menyebutkan bahwa semua pelaku usaha diharapkan mengikuti perkembangan dan aturan-aturan baru yang diberikan oleh pemerintah pusat.

"Sejak dua tahun lalu, focus kita dalam pengadaan barang/jasa adalah lewat e-catalog, jadi target kami dalam FGD ini, para pelaku usaha mampu mengaplikasikan catalog versi 6 dalam usahanya khususnya dalam bekerja sama dengan pemerintah," terang Okta.
Secara rinci Okta memaparkan bahwa sasaran kegiatan ini adalah:
1. Meningkatkan data saing dan iklim usaha yang sehat.
2. Memperluas keterlibatan pelaku usahan kecil dan koperasi.
3. Meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan pengadaan berkelanjutan.
4. Meningkatkan kualitas barang/jasa yang dihasilkan pelaku usaha.
5. Mendorong penggunaan inovasi untuk kiat sukses sebagai pelaku usaha di katalog elektronik.
6. Meningkatkan keberhasilan (hasil/output/target) pengadaan dalam menciptakan velue for money pada tata kelola pengadaan barang/jasa pemerintah.
Mengakhiri penjelasannya Okta mengungkapkan bahwa para perserta terdiri dari para pengusaha yang sudah alam bekerja sama maupun yang baru mau akan bekerjasama dengan pemerintah, termasuk juga sektor UMKM.
"Untuk UMKM seperti catering dan lainnya yang sering di pakai oleh pemerintah daerah, nah mereka ini banyak belum mengerti soal e-catalog versi 6, karena itu mereka kita undang supaya bisa menggunakan e-catalog versi 6 dalam usahanya. (red)



Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru













