- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Tingkatkan Kapasitas Pelaku Usaha Soal e-Purchasing, UKPBJ Kotabaru Gelar FGD Catalog Versi 6
.jpg)
Keterangan Gambar : UKPBJ Kotabaru Gelar FGD Catalog Versi 6, Rabu (8/10/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Pemkab Kotabaru, melalui Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) gelar Focus Group Discusion (FGD) pembinaan dan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, Rabu (8/10/2025) di Ruma Hotel Kotabaru.
Baca Lainnya :
- BPBD Kotabaru Edukasi Soal Kebencanaan di SMPN 3 Kelumpang Tengah0
- BPBD Kotabaru Implementasikan Strategi Hebat, Destana Sungup Kanan Kini Melek Lingkungan0
FGD dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kotabaru Murdianto yang mewakili Sekdakab sekaligus memakan sambutan tertulis
Plt UKPBJ Kotabaru, Oktaviana Siboro mengatakan bahwa kegiatan FGD ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha yang telah dan akan bekerjasama dengan pemerintah daerah khususnya dalam pengadaan barang/jasa.
"Para pelaku usaha yang ada di Kotabaru yang bekerja sama dengan pemerintah dalam pengadaan barang/jasa perlu selalu di tingkatkan kapasitas dan kemampuannya, khususnya saat ini kita telah menggunakan e-Catalog Versi 6 (V.6)," ucap Okta.
Lebih juah Okta menyampaikan untuk penerapan e-catalog versi 6 ini masih banyak para pelaku usaha yang belum sepenuhnya memahami dan mengerti terkait operasional versi 6 serta perubahan-perubahannya.
Selain itu Okta menyebutkan bahwa semua pelaku usaha diharapkan mengikuti perkembangan dan aturan-aturan baru yang diberikan oleh pemerintah pusat.

"Sejak dua tahun lalu, focus kita dalam pengadaan barang/jasa adalah lewat e-catalog, jadi target kami dalam FGD ini, para pelaku usaha mampu mengaplikasikan catalog versi 6 dalam usahanya khususnya dalam bekerja sama dengan pemerintah," terang Okta.
Secara rinci Okta memaparkan bahwa sasaran kegiatan ini adalah:
1. Meningkatkan data saing dan iklim usaha yang sehat.
2. Memperluas keterlibatan pelaku usahan kecil dan koperasi.
3. Meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan pengadaan berkelanjutan.
4. Meningkatkan kualitas barang/jasa yang dihasilkan pelaku usaha.
5. Mendorong penggunaan inovasi untuk kiat sukses sebagai pelaku usaha di katalog elektronik.
6. Meningkatkan keberhasilan (hasil/output/target) pengadaan dalam menciptakan velue for money pada tata kelola pengadaan barang/jasa pemerintah.
Mengakhiri penjelasannya Okta mengungkapkan bahwa para perserta terdiri dari para pengusaha yang sudah alam bekerja sama maupun yang baru mau akan bekerjasama dengan pemerintah, termasuk juga sektor UMKM.
"Untuk UMKM seperti catering dan lainnya yang sering di pakai oleh pemerintah daerah, nah mereka ini banyak belum mengerti soal e-catalog versi 6, karena itu mereka kita undang supaya bisa menggunakan e-catalog versi 6 dalam usahanya. (red)



Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru












