- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
- Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat
- Ditengah Terik Musim Kemarau, Bangunan Eks PT. Misaya Mitra Kotabaru Diamuk Sijago Merah
- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
BPBD Kotabaru Edukasi Soal Kebencanaan di SMPN 3 Kelumpang Tengah

Keterangan Gambar : Edukasi Kebencanaan di SMPN 3 Kelumpang Tengah, Selasa (7/10/2025).
Kotabaru, Borneopos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru terus memperkuat komitmennya dalam membangun Desa Tangguh Bencana (Destana) yang mandiri, adaptif, dan tangguh menghadapi potensi bencana. Melalui implementasi Strategi HEBAT (Hexahelix Edukatif, Beraksi, Antisipatif, dan Tanggap), BPBD menggelar kegiatan edukasi kebencanaan di SMPN 3 Kelumpang Tengah, Selasa (7/10/2025).
Baca Lainnya :
- BPBD Kotabaru Implementasikan Strategi Hebat, Destana Sungup Kanan Kini Melek Lingkungan0
- Petani Karet Kalsel Makin Sejahtera, Harga Tembus Rp. 25 Ribu per Kilogram pada September 20250
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini kepada siswa, guru, dan masyarakat sekitar sekolah agar lebih siap dalam menghadapi potensi bencana di wilayahnya. Strategi HEBAT sendiri merupakan pendekatan kolaboratif berbasis pentahelix plus satu, melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, komunitas, dan masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kotabaru, Hendra Indrayana, menyampaikan bahwa pendidikan kebencanaan menjadi langkah penting dalam membentuk budaya sadar bencana di lingkungan sekolah.
“Melalui Strategi HEBAT, kami ingin mengoptimalkan peran semua pihak dalam membangun kesiapsiagaan. Sekolah menjadi salah satu pilar penting karena dari sinilah generasi tangguh bencana dapat dibentuk,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim BPBD memberikan materi mengenai pengenalan potensi bencana di wilayah Kelumpang Tengah, simulasi evakuasi mandiri, serta pembentukan kader muda tangguh bencana di lingkungan sekolah.
Kepala SMPN 3 Kelumpang Tengah, Akbar, menyambut baik inisiatif BPBD ini.
“Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini. Anak-anak jadi tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana, dan kami siap mengembangkan satuan pendidikan aman bencana sebagai bagian dari program Destana,” katanya.
BPBD Kotabaru berkomitmen untuk melanjutkan program ini secara berkelanjutan di berbagai sekolah dan desa di Kabupaten Kotabaru. Dengan sinergi multipihak melalui Strategi HEBAT, diharapkan terbentuk masyarakat yang lebih siap, sigap, dan tangguh menghadapi ancaman bencana. (ril)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













