- Tahunan Menunggu Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Rt.6 Desa Semayap Gotong Royong Perbaiki Jalan
- Wabup Syairi Hadiri Malam Puncak Peringatan Hari Pramuka ke 65 di Siring Laut
- Paripurna DPRD Kotabaru Sampaikan 2 Raperda, Soal Kawasan Tanpa Rokok dan Pengelolaan BUMD
- Menggagas Sahabat Jurnal Perempuan di Banjarmasin
- STIT Darul Ulum Kotabaru Gelar Wisuda Ke-28
- Atasi Kiris Air di Desa Bekambit Asri, PT SSC Bangunkan Sumur Bor untuk Warga
- Pemkab Kotabaru Gelar Malam Ramah Tamah Peringatan Hari Pramuka Ke-65 se Kalsel
- Kotabaru Krisis Air Bersih, Bupati Rusli Kunjungi PT STC Cari Solusi
- Syairi: Musda KNPI Kotabaru, Momentum Perkuat Sinergitas dengan Pemerintah Daerah
- Kadisparpora Hadiri Rapimpurda dan Musda KNPI Kotabaru 2026
Tahunan Menunggu Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Rt.6 Desa Semayap Gotong Royong Perbaiki Jalan

Keterangan Gambar : Warga Rt.06 Desa Semayap saat memperbaiki jalan berlubang (rusak), Rabu (14/10/2026) malam.
Kotabaru, Borneopos.com - Belasan warga purwosari RT. 6 Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru melakukan perbaikan jalan lingkungan secara mandiri, pada Rabu (14/10/26) malam.
Baca Lainnya :
- Wabup Syairi Hadiri Malam Puncak Peringatan Hari Pramuka ke 65 di Siring Laut0
- Paripurna DPRD Kotabaru Sampaikan 2 Raperda, Soal Kawasan Tanpa Rokok dan Pengelolaan BUMD0
Perbaikan jalan Puwosari yang penuh lubang dan sangat tidak nyaman di lewati ini dipimpin langsung oleh Ketua Rt. 6, Wahyudi bersama dengan anggota balakar dan warga purwosari.
Dalam keterangannya kepada Borneopos.com, Wahyudi mengatakan, perbaikan jalan ini dilakukan semata-mata untuk merespon keluhan warga purwosari yang merasa tidak nyaman kerena setiap hari melewati berlubang.
"Kasihan warga setiap hari mengeluh, karena selalu melewati jalan berlubang, jadi kami bersama warga dan relawan porsa berinisiatif melakukan perbaikan secara mandiri, meski dengan peralatan yang sangat terbatas," ucap Wahyudi.
Selanjutnya, Wahyudi mengungkapkan dana perbaikan jalan Purwosari ini semuanya dari sumbangan-sumbangan warga yang prihatin dan bersedih hati melihat kondisi jalan.

"Alhamdulillah, warga purwosari kompak dan solid, bahu membahu membantu secara sukarela agar perbaikan jalan secara mandiri dapat terealisasi. Jadi warga ada yang menyumbang batu split, pasir, semen, uang serta konsumsi (makanan dan minuman) bagi warga yang mengerjakan," terang Wahyudi.
Wahyudi juga mengungkapkan bahwa usulan perbaikan jalan ini sudah beberapa kali disampaikan ke pihak pemerintah desa, Kecamatan dan pemerintah kabupaten.
"Warga sudah berulang kali menyampaikan keluhan mulai dari pemerintah Desa, Kecamatan, hingga proposal ke Dinas PUPR Kotabaru, tapi sampai akhir tahun 2026 ini tak ada tanda-tanda di perbaiki," bebernya.
Mengakhiri penjelasanya, Wahyudi berharap pemerintah daerah dapat mendengarkan keluhan warga purwosari.
"Warga kami berharap, Bupati Kotabaru mendengar keluhan dan unek-unek warga purwosari, dan berkenan memperbaiki jalan kami," harapnya.
Pantauan media ini dilapangan, puluhan titik jalan yang berlubang di tambah menggunakan batu split, lalu di tutup dengan lapisan semen.(red)




Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250










