- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan Narkoba Seberat 6,3 Kg Di Perbatasan RI-Malaysia

Keterangan Gambar : (istimewa)
Borneopos.com, ENTIKONG - Dalam upaya mencegah terjadinya penyelundupan barang illegal, Satgas Pamtas Yonkav 12/BC terus memperketat pengawasan di daerah perbatasan.
Baca Lainnya :
- 32 Pelajar SLTA Kotabaru Jalani Pusdiklat Paskibraka Dan Karantina Selama 20 Hari0
- Pelindo Terapkan Autogate Pass Di 34 Pelabuhan0
Dibuktikan dengan berhasilnya personel satgas menggagalkan upaya penyeludupan 6,3 Kg narkoba jenis sabu di wilayah perbatasan RI-Malaysia, Desa Saparan, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Dansatgas Pamtas Yonkav 12/BC, Letkol Kav Andy Setio Untoro, S.H., M.Han. dalam keterangannya di Makotis Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (30/7/2024).
Dansatgas mengatakan, personel Satgas Pamtas Yonkav 12/BC dari Pos Sei Saparan, pada Jumat (26/7), sekitar pukul 02.30 WIB, berhasil menggagalkan upaya dua orang pelintas batas yang berusaha menyelundupkan 6 paket narkotika golongan I jenis sabu seberat 6,3 kilogram saat melaksanakan kegiatan ambush di jalan tikus (Jalur tidak resmi) sekitar pos.
Terungkapnya kasus kali ini lagi-lagi merupakan hasil pengembangan informasi dari masyarakat yang merupakan agen Rakyat Sadar Anti Narkoba (Radar) Embrio Anti Narkoba, Satgas Intelijen dan Satgas Territorial Kodam XII/Tpr yang memberikan informasi bahwa akan adanya upaya penyelundupan narkoba melalui daerah Desa Saparan, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalbar.
"Mendapati informasi tersebut, anggota Pos Sei Saparan pimpinan Komandan Pos (Danpos) Letda Kav Hardiman langsung memimpin anggotanya untuk melaksanakan patroli dan ambush di jalan tikus sekitar pos", ungkap Dansatgas.

Selanjutnya dari keterangan Danpos Saparan, ketika melaksanakan ambush, anggota melihat pergerakan tersangka E (24) yang mengendarai SPM MT 150 kemudian dilakukan pemeriksaan, tidak lama setelah itu muncul tersangka N (16) menggunakan kendaraan SPM MX King yang menerobos pemeriksaan sehingga anggota pos yg berada di tempat tersebut meneriaki untuk berhenti namun tersangka tetap melanjutkan berjalanan ±300 meter baru berhenti dan putar balik.
"Melihat gerak-gerik yang mencurigakan dari, anggota pos segera melaksanakan pemeriksaan terhadap kedua orang tersebut, namun anggota tidak menemukan barang mencurigakan", lanjut Letkol Kav Andy.
Setelah itu kedua orang tersebut kembali melanjutkan perjalanan, sesaat kemudian anggota yang merasa curiga langsung melaksanakan pemeriksaan disepanjang kanan kiri jalan tikus yang berakhir ditemukanya bungkusan yang diduga narkoba jenis sabu sebanyak 6 paket dalam kemasan teh Guan Yin Wang.
"Pada saat barang tersebut ditemukan, sekitar pukul 03.45 WIB terlihat dua tersangka tersebut kembali ke sekitaran jalan tikus menggunakan SPM Suzuki Raider, sehingga membuat anggota pos memberhentikan dan menginterogasi kembali, kemudian didapati bahwa barang tersebut benar milik mereka yang akan diselundupkan, sehingga kedua orang tersebut ditangkap dan dibawa menuju pos beserta barang bukti 6 Paket Sabu untuk dimintai keterangan lebih lanjut", ucap Dansatgas.
Mendapati laporan dari Danpos Sei Saparan, Danki SSK II Lettu Kav Rhamziyafi langsung merapat menuju Pos Sei Saparan guna mendapatkan informasi yang lebih signifikan dan terperinci.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih dalam, 6 paket narkoba yang selundupkan oleh tersangka E (24) warga Pelaman Kampung Sebuluh Malaysia dan N (16) warga dusun Jagoi Belida berasal dari Malaysia dan akan diserahkan kepada tersangka OL (26) warga dusun Jagoi Belida yang telah menunggu di sekitar pemakaman Desa Semunying.
Tidak lama kemudian Danki SSK II bersama Danpos dan anggota Pos Sei Saparan langsung melakukan ambus dan berhasil mengamankan tersangka OL (26th) di tempat yang telah di tentukan sebagai tempat transaksi.
"Keberhasilan kali ini tidak terlepas dari arahan Pangdam XII/Tpr selaku Pangkogabpamwiltas dan Danrem 121/Abw selaku Dankolakops, untuk selalu mengembangkan informasi dari masyarakat terkait narkoba serta agar terus menjaga wilayah perbatasan ini dari berbagai kegiatan ilegal khususnya peredaran narkoba", tegas Dansatgas.
Letkol Kav Andy Setio Untoro menegaskan sinergitas antara Satgas Pamtas dengan Satgas Intelijen, Satgas Teritorial, yang berada di perbatasan, semakin erat terjalin untuk bersama-sama menjaga wilayah perbatasan RI-Malaysia dari segala bentuk kegiatan ilegal.
"Untuk penyelidikan lebih lanjut, kasus ini kami limpahkan kepada pihak Subdit II Direktorat Narkoba Polda Kalbar dan BNNP Kalbar", ucap-nya. (ril/Pen Satgas Pamtas/red)

Baca Lainnya :
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
- Brakk! Truk Tangki Minyak CPO Tujuan PT. Sime Darby Oils Seruduk Pagar Pesantren Ar-Raudah Kotabaru0
Berita KALBAR













