- Perkuat Pondasi Ragam Keyakinan dan Ikatan Tradisi, LK3 Banjarmasin Gelar Expo Religi Ke-11
- MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana, Hadirkan Tokoh
- Opini | Tegas! KBB Keluarkan Tiga Rekomendasi Soal Demokrasi dan Kebangsaan
- Karhutla Kalsel, Gubernur Minta 300 Perusahaan di Banua Aktif Bantu Tangani Kebakaran
- Menhut dan Kepala BNPB Monitoring Karhutla di Kalsel, Lebih 23 ribu Hektar Lahan Terbakar
- Tandatangani PKS, Pemkab Kotabaru Optimis Pelayanan Administrasi Kependudukan Semakin Meningkat
- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
Salah Tempat, Rencana Gudang Genset Yang Sempat Dibangun Ini Akan Di Bongkar

Keterangan Gambar : Konstruksi bangunan gudang genset yang terlanjur dibangun dan akan di bongkar karena salah tempat
Borneopos.com, Kotabaru - "Bangunannya digeser ke belakang. Cat warna kuning," demikian terkonfirmasi dari Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kotabaru, Sony Tua Halomoan, Kamis (15/8/2024).
Baca Lainnya :
- Telan Anggaran 1,1 Milyar, Proyek Penataan Garasi Dan Workshop Di Siring Laut Mulai Berjalan0
- Bupati Kotabaru Hadiri Pesta Laut Pulau Manti0
Pantauan media ini dilapangan, tampak ada konstruksi bangunan setengah jadi yang terdiri dari pondasi dan 11 tiang "seolah" mangrak di samping kiri eks Wisma Saijaan
Beberapa awak media mencoba mencari informasi kepada PPTK Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, terkait banguan yang "seolah" mangkrak itu, Dian Lasmono, mengatakan "bangunan rumah genset (power house) untuk menyuplai listrik air mancur Siring Laut itu dikerjakan dari tanggal 28 Maret hingga 11 Juni 2024," ungkapnya, Kamis (15/8/2024) di kantornya.

Lebih jauh Dian mengatakan bahwa bangunan yang diperuntukkan untuk tempat genset yang menyuplai listrik air mancur Siring Laut angarannya sebesar Rp 2 M, dan proyek itu sudah selesai dikerjakan, paketnya terdiri dari bangunan berikut genset dan kabel instalasinya.
saat di tanya kenapa bangunan yang awalnya di samping eks Wisma Saijaan itu digeser?
"Karena ada pertimbangan Wisma Saijaan nanti diperlukan lahan parkir yang luas akhirnya bangunan itu dimundurkan," jawab Dian
Dijelaskan Dian lagi, bangunan sudah terlanjur dibangun yang otomatis sudah memakan biaya, nanti pembongkarannya ditanggung oleh kontraktor.
"Pembongkaran masih menunggu pemeriksaan terlebih dahulu," pungkasnya. (rls/red)

Baca Lainnya :
- Telan Anggaran 1,1 Milyar, Proyek Penataan Garasi Dan Workshop Di Siring Laut Mulai Berjalan0
- Disparpora Kotabaru Gelar Bimtek dan Pendampingan Ekonomi Kreatif0














