- Dispora Kalsel Bekali Wirausaha Muda Kuasai Strategi Pemasaran Digital
- RSGM Gusti Hasan Aman Sosialisasikan SI BEKANTAN NASAR, Perkuat Transformasi Digital
- WALHI Kalsel Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Kelulusan Siswa SMPN 1 Kotabaru, Dorong Generasi Muda Raih Prestasi
- Kadispapora Hadiri Musen VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru
- SLB-C Pembina Lahirkan Kemandirian Siswa Melalui Program Vokasi Berprestasi Internasional
- Hari Jadi ke-76 Kalsel Akan Dipusatkan di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
- Jaga Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- Dispora Kalsel Siapkan Pelatihan Wasit dan Juri untuk Tingkatkan Mutu Tenaga Keolahragaan
- Soal Anak Meminta Minta di lampu Merah, Dinsos Kotabaru: Kami Cari Pola Penanganan Yang Tepat
RSGM Gusti Hasan Aman Sosialisasikan SI BEKANTAN NASAR, Perkuat Transformasi Digital

Keterangan Gambar : Sosialisasikan SI BEKANTAN NASAR, Kamis (11/6/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penerapan transformasi digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menyosialisasikan SI BEKANTAN NASAR (Sistem Informasi Kalibrasi Kerusakan Alat dan Ketersediaan Sarana Prasarana) kepada seluruh unit kerja di lingkungan rumah sakit.
Baca Lainnya :
- WALHI Kalsel Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan0
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Kelulusan Siswa SMPN 1 Kotabaru, Dorong Generasi Muda Raih Prestasi0
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan RSGM Gusti Hasan Aman tersebut diikuti oleh tenaga kesehatan, teknisi elektromedis, teknisi umum, serta perwakilan unit pelayanan. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan sistem yang dikembangkan sebagai solusi dalam pengelolaan kalibrasi alat kesehatan, pelaporan kerusakan alat, serta pemantauan ketersediaan sarana dan prasarana secara terintegrasi.
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, mengatakan bahwa pengembangan SI BEKANTAN NASAR merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan efektivitas tata kelola peralatan kesehatan dan sarana pendukung pelayanan.
“Transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam pelayanan kesehatan. Melalui SI BEKANTAN NASAR, kami ingin memastikan seluruh proses pengelolaan alat kesehatan, mulai dari pelaporan kerusakan, pemantauan perbaikan, hingga jadwal kalibrasi dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik,” ujarnya saat diwawancarai di Banjarmasin, Kamis (11/6/2026).
Menurut Mashuda, keberadaan sistem tersebut diharapkan mampu meminimalkan kendala operasional akibat keterlambatan pelaporan maupun pemeliharaan alat kesehatan yang selama ini masih dilakukan secara manual.
Dalam kegiatan sosialisasi, peserta mendapatkan pemaparan mengenai latar belakang pengembangan sistem, manfaat yang diperoleh, serta tata cara penggunaan aplikasi. Selain itu, dilakukan pula demonstrasi langsung mengenai proses pelaporan kerusakan alat, pemantauan progres perbaikan, pengecekan data inventaris, hingga pemantauan jadwal kalibrasi dan pemeliharaan preventif secara real time.
SI BEKANTAN NASAR merupakan inovasi yang digagas oleh Yohanna Alfrina Sinaga, A.Md.TEM, sebagai upaya menjawab kebutuhan pengelolaan alat kesehatan yang lebih efektif dan efisien. Sebelum sistem ini diterapkan, proses pelaporan kerusakan dan pemantauan kalibrasi masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan tindak lanjut dan kesulitan dalam pemantauan status alat.
Lebih lanjut, Mashuda mengungkapkan bahwa inovasi tersebut tidak hanya mendukung peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
“SI BEKANTAN NASAR telah diikutsertakan pada ajang Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan serta Kalsel Innovation Award. Ini menunjukkan bahwa inovasi yang lahir dari tenaga kesehatan daerah memiliki potensi besar untuk memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan publik,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan sistem ini akan memberikan manfaat yang luas bagi rumah sakit, mulai dari tertatanya data inventaris alat, percepatan proses pelaporan kerusakan, transparansi tindak lanjut perbaikan, hingga terjaganya ketepatan pelaksanaan kalibrasi dan pemeliharaan alat kesehatan.
“Kami berharap seluruh pegawai dapat memanfaatkan SI BEKANTAN NASAR secara optimal. Dengan pengelolaan alat dan sarana prasarana yang semakin baik, maka kualitas pelayanan kepada masyarakat juga akan meningkat, sekaligus mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai masukan dan saran turut disampaikan sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan implementasi sistem ke depan.
Melalui pengembangan SI BEKANTAN NASAR, RSGM Gusti Hasan Aman kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi berbasis digital guna mendukung pelayanan kesehatan yang profesional, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL











