- Perkuat Sinergi, DPD KNPI Silaturahmi Dengan Bupati Hulu Sungai Selatan
- DPD KNPI Kalsel Gelar Rakerda, Susun Program Kerja Tiga Tahun ke Depan
- Byar Pret! Byar Pret! LBH Borneo Nusantara Resmi Gugat PLN di PTUN Banjarmasin
- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
Polres Samosir Amankan Aksi Damai Keturunan OTRS Di Desa Partungko Naginjang Kecamatan Harian

Keterangan Gambar : Aksi Damai Keturunan OTRS Di Desa Partungko Naginjang, Samosir, Kami (12/12/24).
Samosir, Borneopos.com - Polres Samosir berhasil mengamankan jalannya aksi damai yang dilakukan oleh keturunan Ompu Tuan Rikkar Sinaga (OTRS) di Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, pada Kamis (12/12/2024).
Baca Lainnya :
- Dukung Swasembada Pangan, Camat Pulau Laut Tengah Himbau Kaum Milenial Tekuni Usaha Pertanian0
- DPRD Kotabaru Dan Diskominfo Kunjungi BAKTI KOMDIGI RI Sampaikan Usulan Soal Blankspot0
Aksi berlangsung di depan Tugu ORUS, dengan tujuan menolak peresmian tugu tersebut dan penguasaan fisik atas tanah adat ORUS di Baneara.
Aksi damai yang dipimpin oleh ES sebagai penanggung jawab dan VS sebagai orator, diikuti oleh sekitar 100 orang. Para peserta aksi menggunakan delapan kendaraan roda empat, 20 kendaraan roda dua, serta alat peraga berupa sound system dan spanduk.
Di lokasi aksi, secara bersamaan juga dilaksanakan kegiatan ibadah dan pesta syukuran atas pembangunan Tugu ORUS oleh Lembaga Pemangku Adat Pomparan/Keturunan ORUS. Acara tersebut dihadiri sekitar 80 orang, yang meliputi kegiatan kebaktian dan pertunjukan budaya manortor.
Personel Polres Samosir dan Polsek Harian dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan keamanan di kedua kegiatan yang berlangsung berdekatan tersebut. Aksi damai berlangsung aman tanpa adanya timbul tundkanpidnaa antara peserta aksi dengan kelompok lain.
Pada pukul 11.00 WIB, kegiatan syukuran selesai dan diikuti dengan orasi dari peserta aksi damai. Setelah itu, peserta aksi meninggalkan lokasi dengan pengawalan petugas hingga tiba kembali di titik kumpul awal.
Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir menyampaikan bahwa aksi damai ini mencerminkan dinamika hubungan internal antara Keturunan ORUS dan OTRS, yang berasal dari satu marga dan memiliki leluhur yang sama.
"Meskipun ada perbedaan pendapat, kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman. Ini adalah komitmen Polres Samosir dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat," jelasnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan pengamanan yang baik, dialog dalam masyarakat dapat berjalan dengan tertib dan damai, tanpa mengorbankan nilai-nilai persaudaraan yang sudah lama terjalin. (ril/red)



Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita SAMOSIR














