- PDAM Kotabaru Sebut Program-Programnya Saat Ini Bersifat Lama, Belum Bisa Terobosan
- Dinkes Kalsel Periksa Kondisi Pengemudi Angkutan Umum Mudik Idulfitri
- Polres Kotabaru Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Intan 2026
- HUT Satpol PP ke-76, Satlinmas ke-67 dan Damkar ke-107, Pemprov Kalsel Perkuat Profesionalitas
- Safari Ramadhan Pemprov Kalsel di Kotabaru, Wujud Nyata Kebersamaan Daerah
- Polda Kalsel dan ULM, Kompak Dirikan Pusat Studi Ilmu Kepolisian
- Bupati Kotabaru Lantik Ratusan Pejabat Administrator, Pengawas, Fungsional dan Kepala Puskesmas
- Bupati Kotabaru Berikan 172 Paket Sembako Kepada Petugas Lapangan Dinas Lingkungan Hidup
- KPK OTT Bupati Rejang Lebong! Diduga Terima Fee Proyek
- RSUD Ulin Bantu Biaya Kesehatan Warga Miskin Melalui Dana Pendamping
Pemprov Kalsel Gelar Rakor Persiapan Implementasi Manajemen Risiko Daerah 2025–2029

Keterangan Gambar : Rakor Persiapan Implementasi Manajemen Risiko Daerah 2025–2029
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Inspektorat Daerah tingkatkan pemahaman pengelolaan risiko tata kelola pemerintahan melalui Rapat Koordinasi Persiapan Implementasi Manajemen Risiko Pemerintah Daerah Periode Perencanaan Tahun 2025–2029, di gedung auditorium KH Idham Chalid, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Banjarbaru.
Baca Lainnya :
- Petani di Kotabaru di Tangkap, Diduga Edarkan Sabu, 17 Paket Barang Haram Diamankan Dari Rumahnya0
- Beras Oplosan Beredar di Banua, Disdag Kalsel Ambil Langkah Antisipasi0
Inspektur Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen, menyampaikan bahwa pengelolaan risiko tersebut menjadi bagian penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel yang diharapkan dapat mendorong pengembangan budaya sadar risiko di lingkungan pemerintah daerah.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam seluruh proses organisasi, serta memberikan pemahaman terkait pembagian peran dan tanggung jawab pengelolaan risiko di lingkungan pemerintah daerah,” ujar Akhmad Fydayeen, Rabu (30/7/2025).
Ia menambahkan, strategi implementasi manajemen risiko periode perencanaan 2025–2029 disusun untuk mewujudkan pengelolaan risiko yang lebih berkualitas, adaptif, dan terukur di seluruh tingkatan pemerintahan daerah.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan pengelolaan risiko dari berbagai instansi, termasuk Gubernur, Sekretaris Daerah kabupaten/kota, Inspektur Daerah kabupaten/kota beserta pejabat dan staf yang membidangi pengelolaan risiko, serta Kepala Bappeda kabupaten/kota se-Kalsel.
Sebagai narasumber, hadir Kepala Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalsel yang menyampaikan materi teknis dan strategis seputar manajemen risiko pemerintahan.
Akhmad Fydayeen juga berharap, hasil dari rapat koordinasi ini dapat menjadi landasan yang kuat dalam implementasi manajemen risiko secara menyeluruh di lingkungan pemerintah daerah Kalsel. (red/MC Kalsel)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












