- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas

Keterangan Gambar : Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Batch 2
Kotabaru, Borneopos.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant 12 Tarjun menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Batch 2 bertema Confined Space Rescue atau penyelamatan di ruang terbatas di I-Shelter Indocement, Desa Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Sabtu (20/6/2026).
Baca Lainnya :
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 20260
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports0
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari itu merupakan hasil kerja sama PT Indocement dengan PERTAPINDO, MDMC Kabupaten Kotabaru, dan Trustone. Sebanyak 30 peserta dari berbagai unsur ikut ambil bagian, mulai dari karyawan perusahaan, perusahaan mitra, relawan kebencanaan, akademisi, hingga relawan pemadam kebakaran.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Sudirman Nor, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan penyelamatan di ruang terbatas secara aman dan sesuai standar keselamatan kerja.
“Pelatihan ini merupakan kolaborasi PERTAPINDO, MDMC Kabupaten Kotabaru, Trustone, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant 12 Tarjun yang bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam melaksanakan penyelamatan di ruang terbatas secara aman, profesional, dan sesuai standar keselamatan kerja,” katanya.
Menurut Sudirman, peserta akan dibekali berbagai materi penting, baik teori maupun praktik lapangan. Materi yang diberikan mencakup penggunaan peralatan penyelamatan, teknik evakuasi, penggunaan SCBA, sistem tali, hingga simulasi penanganan keadaan darurat di ruang terbatas.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat memperkuat kerja sama antara dunia industri, organisasi kemanusiaan, pemerintah, dan masyarakat sehingga ke depan terbentuk tim relawan rescue yang siap membantu dalam berbagai operasi penyelamatan dan kebencanaan.
Sementara itu, SHECSR Department Head PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant 12, Eva Ariani, menilai pelatihan tersebut memberikan manfaat besar bagi peserta karena tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan saat menghadapi kondisi darurat.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini karena memberikan manfaat yang besar bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di ruang terbatas,” ujarnya.
Eva menjelaskan antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Baik saat sesi penyampaian materi maupun praktik lapangan, peserta aktif mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Menurutnya, secara umum pelaksanaan kegiatan berjalan lancar sesuai rencana. Beberapa kendala teknis yang muncul selama pelatihan dapat diatasi berkat koordinasi yang baik antara panitia, instruktur, dan peserta.
“Harapan kami, pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai sektor,” tambahnya.
Instruktur dari PERTAPINDO, Rusian Wahyudijaya, juga menyampaikan apresiasinya kepada PT Indocement yang telah menyediakan fasilitas dan area latihan yang mendukung pelaksanaan pelatihan.
“Terima kasih untuk PT Indocement selaku tuan rumah yang memfasilitasi kegiatan pelatihan kompetensi ini terkait penyelamatan di ruang terbatas,” katanya.
Rusian mengatakan dukungan fasilitas yang diberikan membuat pelatihan dapat berjalan dengan baik, termasuk pelaksanaan pembelajaran secara hybrid yang menggabungkan metode tatap muka dan daring.
Ia berharap seluruh peserta, baik dari unsur perusahaan, tim tanggap darurat, maupun relawan, dapat meningkatkan kemampuan dan pemahaman mereka setelah mengikuti pelatihan tersebut.
“Harapannya setelah pelatihan ini, kawan-kawan dari Indocement, tim emergency, maupun relawan mendapatkan kompetensi yang lebih matang dan lebih mendalam terkait penyelamatan di ruang terbatas,” pungkasnya.(red/ril)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru











