- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026

Keterangan Gambar : Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
Kalsel, Borneopos.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet renang Kalimantan Selatan di tingkat nasional. Dua perenang muda Banua berhasil naik podium pada ajang A-Stream Open Water Swimming 2026 yang berlangsung di Jimbaran, Bali, dengan meraih medali perak dan perunggu pada nomor 500 meter.
Baca Lainnya :
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports0
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter0
Medali perak dipersembahkan Dasha Sakinah Ayu dari Mudskipper Swimming Club yang tampil impresif pada kelompok umur 17-19 tahun. Dasha mencatatkan waktu 7 menit 36,6 detik untuk mengamankan posisi kedua di nomor 500 meter.
Sementara itu, medali perunggu berhasil diraih Lenafika Delvania Daisiria, perenang asal Kabupaten Tanah Laut. Berlaga di kelompok umur 11-13 tahun, Lenafika mencatatkan waktu 7 menit 10,3 detik dan mengakhiri perlombaan di posisi ketiga.
Pelatih renang Kalimantan Selatan, Djuhriannor, mengapresiasi perjuangan para atlet yang mampu bersaing di kejuaraan renang perairan terbuka meski persiapan yang dilakukan masih belum maksimal.
Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi atlet saat ini adalah minimnya porsi latihan di perairan terbuka. Sebagian besar program latihan masih dilakukan di kolam renang, sedangkan karakter lomba open water swimming membutuhkan adaptasi yang berbeda terhadap kondisi alam.
“Ke depan kami berharap latihan di laut atau danau bisa lebih sering dilakukan. Pengalaman berlatih di perairan terbuka sangat penting untuk meningkatkan kemampuan atlet menghadapi kompetisi seperti ini,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Meski demikian, hasil yang diraih pada kejuaraan di Bali tersebut menjadi bukti bahwa perenang Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk berkembang di nomor open water swimming.
“Saya optimistis pengalaman bertanding yang terus bertambah akan menjadi bekal berharga bagi atlet-atlet muda Banua untuk meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan mendatang,” ungkapnya
Selain memburu prestasi, keikutsertaan atlet Kalsel dalam ajang ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang guna melahirkan generasi baru perenang perairan terbuka yang mampu bersaing di level nasional.
“Ini menjadi modal positif bagi pengembangan renang open water di Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan pada kejuaraan berikutnya semakin banyak atlet yang mampu meraih prestasi,” tutupnya.(red/mcksl)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL










