- Inspiratif Dalam Pembangunan Pendidikan, Bupati Kotabaru Raih Antasari Award 2026
- BPK RI Periksa LKPD 2025, Pesan Sekda Kotabaru ke SKPD: Tindak Lanjuti Semua Temuan
- LSM AKGUS Apresiasi PT. SDE, Buka Ruang Dialog Guna Selesaikan Persoalan Tanah Masyarakat
- Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, DPKP Kalsel Gelar Pangan Murah
- BPJS Kalwil Kalimantan Gandeng Pers Perkuat Loterasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja
- Suwanti Hadiri Rakornas di Sentul, Perkuat Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah
- INKAI Kotabaru Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Semester I Tahun 2026 Bagi 57 Karateka
- Dikenal Tegas dan Bijak, H. Isam Tunjukkan Sisi Penyayang Bersama Cucu
- LSM AKGUS Surati Kapolsek Kelumpang Barat Soal Dugaan Perampasan Tanah Masyarakat oleh PT. SDE
- Dorong ETPD, Pemkot Banjarbaru Gelar Bimtek Aplikasi SAPAT
Pemkab Kotabaru dan Kemenag Gelar Istighosah dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1447 H

Keterangan Gambar : Suasana Istighosah dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Kamis (4/9/2025).
Kotabaru, Borneopos.com – Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Istighasah, Doa dan Dzikir Kebangsaan sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M, yang berlangsung di Masjid Apung Siring Laut Kotabaru, Kamis (4/9/2025) sore, dengan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah.
Baca Lainnya :
- LSM AKGUS Soroti Kinerja Dinas PUPR, Bang Tungku: Kami Akan Demo Kantor Bupati0
- Pemkab Kotabaru Tutup Pelatihan Matematika Gasing 20250
Diselenggarakannya kegiatan tersebut, sebagai tindak lanjut arahan Menteri Agama Republik Indonesia yang dilaksanakan diseluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Kotabaru turut berpartisipasi dengan penuh semangat, sebagai bentuk keebrsamaan dalam menjaga persatuan bangsa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Bupati Kotabaru yang diwakili Wakil Bupati Syairi Mukhlis, Ketua MUI Kotabaru KH. Muhyar Darmawi, Ketua GOW Kotabaru Hj. Siti Hadijah Syairi, Asisten I setda,jajaran pejabat Kemenag, para camat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh pemuda, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).
Wakil Bupati Syairi Mukhlis, S. Sos dalam membacakan sambutan Bupati Kotabaru H. Muh. Rusli, S.Sos. menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Kotabaru dan seluruh pihak yang berinisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Di tengah berbagai tantangan bangsa, mari kita bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT agar Kabupaten Kotabaru senantiasa damai, maju, dan sejahtera. Dengan doa yang tulus dan dzikir yang khusyuk, semoga Allah mengabulkan hajat kita semua,” ucap Syairi saat membacakan sambutan Bupati.
Mengangkat tema “Ekoteologi: Keteladanan Nabi Muhammad SAW untuk Kelestarian Bumi dan Negeri”, sambutan tersebut juga menekankan bahwa keteladanan Rasulullah bukan hanya dalam akhlak dan kepemimpinan, tetapi juga dalam menjaga keseimbangan alam.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban kita bersama. Dengan menjaga alam, kita sedang menjaga masa depan generasi kita,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kotabaru H. Ahmad Kamal menyampaikan bahwa kegiatan istighasah dan doa kebangsaan ini merupakan instruksi langsung Kementerian Agama RI untuk dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
“Kegiatan ini untuk menindaklanjuti adanya demo besar, sehingga negara kita terhindar dari bahaya. Atas perintah Kementerian Agama RI, istighasah dan doa kebangsaan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,” jelas Ahmad Kamal.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausyiah agama oleh KH. Bahruddin HS yang menekankan pentingnya meneladani Rasulullah SAW dalam segala aspek kehidupan.
Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini diharapkan tidak hanya memperkuat keimanan dan menumbuhkan kecintaan kepada tanah air, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian bumi sebagai amanah yang harus dijaga bersama.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Kemenag Kotabaru hadir tidak hanya sebagai pelayan publik, tetapi juga sebagai penjaga nikai sporitual bangsa, merawat kerukunan lintas iman dan menguatkan persatuan dalam do’a. (ril/red)


Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita Kotabaru

.jpg)
.jpg)

.jpg)





