- Gubernur Muhidin Turun Langsung Padamkan Titik Api di Kawasan Rumah Sakit Sambang Lihum
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengembangan Meratus UNESCO Global Geopark
- Pemprov Kalsel Terus Jaga Kestabilan Harga, Pantau Distrubusi Pangan di Daerah
- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
- Bupati Rusli Sambangi Balai KSDA Kalsel, Bahas Soal Pengembangan Pelabuhan di Kotabaru
- Perkuat Keberagaman, Koalisi Beragama Berkeyakinan Gelar Seminar Nasional di Banjarmasin
- Uji Publik Roadmap Geopark di Kotabaru, Sejumlah Obyek Wisata Masuk Daftar
- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
- Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat
- Ditengah Terik Musim Kemarau, Bangunan Eks PT. Misaya Mitra Kotabaru Diamuk Sijago Merah
LSM AKGUS Soroti Kinerja Dinas PUPR, Bang Tungku: Kami Akan Demo Kantor Bupati

Keterangan Gambar : Ketua LSM AKGUS, Hardiyandi (Bang Tungku) saat orasi didepan kantor DPRD Kotabaru, Kamis (4/9/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - "Kami akan Demo kantor Bupati Kotabaru di Sebelimbingan pada tanggal 15 September 2025 untuk menyampaikan aspirasi," ucap Bang Tungku kepada Borneopos.com, Kamis (4/9/2025) di sela-sela unjuk rasa di depan kantor DPRD Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Tutup Pelatihan Matematika Gasing 20250
- Pengunjuk Rasa Tuntut DPRD dan Pemkab Kotabaru Tertibkan dan Berantas Pertambangan Ilegal0
Bang Tungku menilai banyaknya persoalan pada proyek-proyek yang laksanakan oleh Dinas PUPR Kotabaru.
Selain itu, bang Tunggu juga menyebut Dinas PUPR Kotabaru, yang dipimpin oleh Dinas diduga kuat ada indikasi korupsi.
"Beberapa proyek bermasalah yang ada indikasi korupsi sudah dilaporkan ke Kejaksaan Kotabaru, karena itu kami mendesak pihak Kejaksaan untuk melakukan penyelidikan secara Transparan," tegas bang Tungku.
Bang Tungku merinci beberapa proyek-proyek yang diduga kuat ada indikasi korupsi, jembatan gendang timburu, pengerjaan jalan Tanjung Semelantakan, pekerjaan jalan di Lalapin dan lainnya.
"Kinerja Dinas PUPR dibawah kepemimpinan Suprapti Tri Astuti sangat mengecewakan," tutup Bang Tungku.
Menutup keterangannya bang Tungku juga menyinggung soal perampasan tanah warga yang ada di Hampang, Sampanahan, Sepapah serta transparansi penggunaan dana dari pulau lari-larian yang di berikan oleh Mubadala. (Red)



Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Kotabaru













