- Sambut Arus Mudik Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Pastikan Pelayanan Aman dan Nyaman
- Dukung Visi Misi Bupati Tingkatkan PAD, Disparpora Kotabaru Gelar Lomba Religius di Siring Laut
- Kepala Sekolah MAN Kotabaru Sebut 7 Bulan MBG Berjalan Lancar
- Pemda Kalsel Didorong Aktif Fasilitasi Pendaftaran Merek Kolektif Koperasi Merah Putih
- Inflasi Kalsel Februari 2026 Capai 0,86 Persen, BI Perkuat Langkah Pengendalian Harga
- Gubernur Kalsel Resmikan Kawasan Wisata di Bawah Jembatan Barito
- Polri Endus Aliran Dana 132 Situs Judi Online, Ratusan Rekening Dibekukan
- KPK OTT Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq Klaim Tak Paham Hukum Lantaran Mantan Pedangdut
- Kepala MAN Kotabaru, M. Yamin: Perpisahan Siswa Nanti Dilaksanakan Secara Sederhana
- Opini | Setahun Muhidin – Hasnur, *Upau, Kada Bapala*
Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Layanan Kesehatan Pascabencana Sumatera

Keterangan Gambar : Pratikno, saat live stream melalui kanal Youtube resmi Ditjen KPM Kemkomdigi, Senin (29/12/2025).
Jakarta, Borneopos.com - Pemerintah terus menggenjot pemulihan layanan dasar di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Hal tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, dalam Konferensi Pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pasca Bencana Sumatera Menjelang Akhir Tahun yang ditayangkan live stream melalui kanal Youtube resmi Ditjen KPM Kemkomdigi, Senin (29/12/2025).
Baca Lainnya :
- Balangan Diterjang Banjir Bandang, WALHI Kalsel: Ini Kegagalan Tata Kelola Lingkungan0
- Catatan Kritis Akhir Tahun WALHI Kalsel: Rapor Merah Pemprov Atasi Krisis Lingkungan!0
Dalam paparannya, Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah memprioritaskan pemulihan pasokan listrik, air bersih, dan jaringan komunikasi di daerah terdampak. Ia menjelaskan, penguatan layanan listrik dan air bersih terus dilakukan melalui pengiriman berbagai peralatan pendukung.
“Terkait listrik, pengiriman genset mobil, alat penjernih air, truk tangki, sumur siap pakai, toilet darurat, serta berbagai peralatan lainnya terus dilakukan dan ditingkatkan pengoperasiannya,” ujar Pratikno.
Sementara itu, untuk sektor telekomunikasi, Pratikno menyebutkan bahwa sebagian besar jaringan telah kembali normal. Saat ini, jaringan telekomunikasi telah pulih di 14 kabupaten/kota terdampak bencana.
“Untuk wilayah yang belum pulih, pemerintah menambahkan layanan Starlink, yang saat ini jumlahnya telah bertambah menjadi 280 unit,” katanya.
Ia menegaskan, percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi masih terus dilakukan secara paralel guna memastikan akses komunikasi masyarakat kembali normal.
Selain infrastruktur dasar, pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap pelayanan kesehatan di daerah terdampak. Pemerintah secara berkelanjutan mengirimkan tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis, dokter umum, serta calon dokter magang yang menjadi relawan.
“Fokus layanan kesehatan meliputi pelayanan kesehatan dasar, bedah minor, serta trauma healing bagi masyarakat di daerah terisolasi,” tutur Pratikno.
Pratikno menambahkan bahwa kondisi layanan kesehatan menunjukkan perkembangan yang positif. Seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) telah kembali beroperasi, meskipun masih terdapat sebagian fasilitas yang dalam tahap pemulihan.
“Dari total 867 puskesmas yang terdampak, saat ini hanya tersisa delapan puskesmas yang masih dalam proses pemulihan dan terus dipercepat penyelesaiannya,” ujarnya. (Red/MC)
Baca Lainnya :
- Gabungan Ormas Gelar Unjuk Rasa Damai di Kantor DPRD Kotabaru0
- Warga Sebut, Banjir 28 Agustus 2025 di Kotabaru Terparah Dalam 5 Tahun0














