- KNPI Kal-Sel Apresiasi Kinerja Polda pada HUT Bhayangkara ke-80
- BPSDMD Kalsel Tingkatkan Kompetensi ASN Melalui Sertifikasi Level-1 Pengadaan Barang dan Jasa
- Museum Lambung Mangkurat Gelar Pekan Cinta Museum 2026, Perkuat Edukasi Sejarah dan Budaya
- Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Kalsel Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jaga Keamanan Daerah
- Lebih dari 90 Persen Indikator EPSS Terpenuhi, Diskominfo Kalsel Optimistis Raih Nilai Lebih Baik
- Diskominfo Kalsel Optimalkan Anggaran 2027, Fokus Jaga Kualitas Layanan Publik Berbasis Digital
- Pemprov Kalsel Optimalkan Lumbung Pangan untuk Jaga Ketersediaan Beras di Daerah
- Pemprov Kalsel Perkuat Keamanan Pangan, Pelaku Usaha PSAT Didorong Kantongi Sertifikasi
- Lagi! Indocement Tarjun Raih Penghargaan Nasional atas Dukungan Program Imunisasi di Indonesia
- Lagi! Polsek Samarinda Ungkap Kasus Sabu
Lebih dari 90 Persen Indikator EPSS Terpenuhi, Diskominfo Kalsel Optimistis Raih Nilai Lebih Baik

Keterangan Gambar : Lebih dari 90 Persen Indikator EPSS Terpenuhi, Diskominfo Kalsel Optimistis Raih Nilai Lebih Baik
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan berhasil menuntaskan pemenuhan bukti dukung Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 sesuai jadwal yang ditetapkan. Keberhasilan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola statistik sektoral sekaligus mendukung peningkatan nilai EPSS Provinsi Kalimantan Selatan.
Baca Lainnya :
- Diskominfo Kalsel Optimalkan Anggaran 2027, Fokus Jaga Kualitas Layanan Publik Berbasis Digital0
- Pemprov Kalsel Optimalkan Lumbung Pangan untuk Jaga Ketersediaan Beras di Daerah0
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim, melalui Kepala Seksi Pengelolaan Data Statistik, Muhammad Hidayatullah, mengatakan seluruh proses pengunggahan bukti dukung telah rampung pada 7 Juni 2026.
“Alhamdulillah, sampai dengan 7 Juni seluruh proses pemenuhan bukti dukung telah kami selesaikan. Dari total 38 indikator EPSS, lebih dari 90 persen telah kami penuhi beserta dokumen pendukungnya,” ujar Hidayatullah, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, penyelesaian bukti dukung tersebut merupakan hasil koordinasi dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam memenuhi indikator penyelenggaraan statistik sektoral. Capaian ini menjadi modal penting bagi Kalimantan Selatan dalam menghadapi proses penilaian EPSS Tahun 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
“Tahun lalu nilai EPSS Kalimantan Selatan masih berada pada kategori cukup. Tahun ini kami menargetkan minimal dapat meningkat ke kategori baik,” katanya.
Hidayatullah menjelaskan, setelah seluruh bukti dukung dinyatakan lengkap, tahapan berikutnya adalah proses penilaian oleh tim BPS Pusat yang dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Juli 2026.
Selanjutnya akan dilakukan masa sanggah selama sekitar satu pekan. Pada tahap tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat memberikan klarifikasi maupun melengkapi dokumen apabila masih terdapat bukti dukung yang perlu disempurnakan.
“Melalui masa sanggah, kami memiliki kesempatan untuk memberikan klarifikasi dan melengkapi dokumen yang diperlukan agar hasil penilaian dapat lebih optimal,” jelasnya.
Ia menegaskan, keberhasilan memenuhi bukti dukung EPSS tidak hanya menjadi bagian dari proses evaluasi, tetapi juga mencerminkan semakin baiknya tata kelola statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Karena itu, ia berharap seluruh perangkat daerah terus memperkuat sinergi dan konsistensi dalam penyelenggaraan statistik sektoral sehingga data yang dihasilkan semakin berkualitas, akurat, dan mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL













