- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Ketahuan Bolos Sekolah, 21 Pelajar SMA Diberi Pembinaan Oleh Polsek Palipi

Keterangan Gambar : 21 pelajar SMA saat dibina di Polsek Palipi, Kamis (9/01/25).
Samosir, Borneo Pos – Sebanyak 21 orang siswa pelajar dari salah satu Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir, ditindak oleh Polsek Palipi setelah kedapatan membolos di jam pelajaran.
Baca Lainnya :
- Viral, Penganiayaan Diatas Jetski Di Danau Toba, Polisi Tangkap Terduga Pelaku0
- Rapat Paripurna DPRD, HUT ke-21 Samosir, Bupati : Kita Harus Berbenah Diri Dan Terus Membangun0
Penindakan dilakukan dalam kegiatan Patroli Kasih Sayang yang dipimpin oleh Kapolsek Palipi, AKP Parlindungan Sinaga bersama personel Polsek Palipi, kepala sekolah dan guru-guru dari sekolah terkait.
Kegiatan Patroli Kasih Sayang dilaksanakan pada Kamis pagi sekitar pukul 10.00 WIB di wilayah Desa Pallombuan. Patroli ini bertujuan untuk mencegah kenakalan remaja, khususnya di kalangan pelajar. Saat patroli berlangsung, petugas mendapati sekelompok pelajar yang tengah nongkrong di sebuah warung di Terminal Mogang, meskipun saat itu seharusnya mereka berada di kelas.
Petugas segera menghentikan aktivitas para pelajar tersebut dan membawa mereka ke halaman Polsek Palipi untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, diketahui sebanyak 21 pelajar berasal dari satu sekolah yang sama. Selanjutnya, petugas memeriksa barang bawaan para pelajar, tetapi tidak ditemukan benda berbahaya seperti rokok dan benda terlarang lainnya.
Bripka Jariahman Saragih memberikan pembinaan kepada para pelajar dengan mengingatkan mereka tentang pengorbanan orang tua yang telah menyekolahkan mereka.
"Ingatlah perjuangan orang tua kalian. Hargai usaha mereka dengan bersekolah yang baik dan raih cita-cita kalian. Jika perilaku ini terulang, kami tidak segan memanggil orang tua untuk memberikan pembinaan langsung," tegasnya, Kamis (9/01/25).
Setelah mendapatkan nasihat, seluruh pelajar dikembalikan ke sekolah asal. Sebagai bentuk sanksi tambahan, mereka diberikan hukuman fisik berupa push-up oleh kepala sekolah dan personel Polsek Palipi sebelum diperbolehkan kembali mengikuti proses belajar-mengajar.
Kepala sekolah mengapresiasi tindakan Polsek Palipi yang turut membantu membina para pelajar.
"Kami akan menginformasikan kejadian ini kepada orang tua agar mereka juga memberikan pembinaan. Kami berharap Polsek Palipi terus memberikan perhatian kepada siswa-siswi agar mereka terhindar dari kenakalan remaja," ungkapnya.
Kegiatan Patroli Kasih Sayang ini merupakan bentuk sinergi antara Polsek Palipi dan sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Kepala sekolah berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi masa depan para pelajar di Kecamatan Palipi. (*red/jenri)

Baca Lainnya :
- Viral, Penganiayaan Diatas Jetski Di Danau Toba, Polisi Tangkap Terduga Pelaku0
- Polres Samosir Tingkatkan Pengamanan Liburan Tahun Baru 20250
Berita SAMOSIR














