- Bupati Kotabaru Hadiri Peringatan Hari Buruh 2026 di Kelumpang Hulu
- Disparpora Kotabaru Gelar Pelatihan Kepemimpinan Pemuda, Siapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
- LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRD Kotabaru Cermati Soal Infrastruktur dan Kesehatan
- Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti Pimpin Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2025
- Opini | Tipiring Sampah, Dan Logika Terbalik Pelayanan Publik?
- Pesona Kampung Nelayan Kotabaru Tak Pernah Surut
- Pemprov Kalsel Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Posyandu dibantu Bibit Tanaman Obat dan Sayur
- Gubernur Kalsel Dorong Hilirisasi Batubara Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen
- BI Kalsel Paparkan Strategi, Investasi dan Hilirisasi Batubara untuk Capai Pertumbuhan 8,1 Per
- Disparpora Kotabaru Dorong GEKRAFS Dalam Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Pertunjukan Even
Kadisparpora Kotabaru, Sonny: Pemkab Komitmen Melestarikan Warisan Budaya Pesisir Saijaan

Keterangan Gambar : Kadisparpora Kotabaru, Sonny Tua Halomoan Siadari sat menyerahkan piagam kepada para juara, Jumat (26/9/2025)
Kotabaru, Borneopos.com - Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Kerja XXIII Kalimantan Selatan–Tengah menggelar Festival Budaya Pesisir 2025 di Panggung Apung Manjulang, Siring Laut, Kotabaru. Acara dengan tema "Merawat Identitas Menguatkan Generasi" ini berlangsung selama dua hari, 26–27 September 2025, menampilkan beragam kesenian seperti tarian dan musik lokal, teater Mamanda, hingga bintang tamu Tommy Kaganangan.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Pusat Kucurkan Rp3 Triliun Untuk Jembatan Kotabaru-Tanah Bumbu0
- Kabar Gembira! RSUD Ulin Banjarmasin Kini Tersedia Layanan Tindakan Coiling Bagi Pasien Stoke0
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan, Riris Purbasari, S.S., M.A., mengajak masyarakat Kotabaru untuk memeriahkan Festival Budaya Pesisir 2025. Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan upaya internalisasi budaya pesisir kepada masyarakat.
Riris dalam sambutannya berharap masyarakat semakin mengenali kekayaan budaya pesisir Kotabaru.
"Kegiatan ini masyarakat dapat memahami nilai norma yang menjadi kepribadian keyakinan dan perilaku masyarakat pendukung budaya pesisir," ucapnya, Jumat (26/9/2025).
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E., menegaskan festival ini bukan sekadar pertunjukan seni atau hiburan. Menurutnya, kegiatan tersebut adalah bentuk nyata komitmen bersama dalam melestarikan, memperkenalkan, dan menghidupkan kembali warisan budaya pesisir yang kaya di Bumi Sa’ijaan.
"Tradisi lisan musik, tari, permainan rakyat, hingga kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun. Dan melalui Festival ini kita semua diberi ruang untuk merayakan identitas budaya kita, memperkuat jati diri, serta membangun semangat kaloborasi lintas generasi," ujar Sonny dalam sambutannya.
Malam puncak festival digelar pada Sabtu (27/9/2025) di tempat yang sama, Panggung Apung Manjulang. Acara ditutup resmi oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., yang menegaskan kekayaan dan keragaman warisan budaya pesisir Kotabaru, mulai dari pertunjukan tradisional, permainan rakyat, hingga pameran karya seni.
"Semuanya menjadi bukti bahwa identitas budaya kita bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga kekuatan untuk membentuk masa depan," ungkap Syairi.
Syairi juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, seniman, komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat yang berpartisipasi.
"Mari kita jaga semangat ini. Jangan biarkan budaya hanya hidup di panggung festival, tetapi juga tumbuh di rumah-rumah kita, sekolah-sekolah, ruang publik, dan hati setiap warga Kotabaru," ucapnya.(Ali)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250





5.jpg)
.jpg)




