- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Kadisparpora Kotabaru, Sonny: Pemkab Komitmen Melestarikan Warisan Budaya Pesisir Saijaan

Keterangan Gambar : Kadisparpora Kotabaru, Sonny Tua Halomoan Siadari sat menyerahkan piagam kepada para juara, Jumat (26/9/2025)
Kotabaru, Borneopos.com - Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Kerja XXIII Kalimantan Selatan–Tengah menggelar Festival Budaya Pesisir 2025 di Panggung Apung Manjulang, Siring Laut, Kotabaru. Acara dengan tema "Merawat Identitas Menguatkan Generasi" ini berlangsung selama dua hari, 26–27 September 2025, menampilkan beragam kesenian seperti tarian dan musik lokal, teater Mamanda, hingga bintang tamu Tommy Kaganangan.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Pusat Kucurkan Rp3 Triliun Untuk Jembatan Kotabaru-Tanah Bumbu0
- Kabar Gembira! RSUD Ulin Banjarmasin Kini Tersedia Layanan Tindakan Coiling Bagi Pasien Stoke0
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan, Riris Purbasari, S.S., M.A., mengajak masyarakat Kotabaru untuk memeriahkan Festival Budaya Pesisir 2025. Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan upaya internalisasi budaya pesisir kepada masyarakat.
Riris dalam sambutannya berharap masyarakat semakin mengenali kekayaan budaya pesisir Kotabaru.
"Kegiatan ini masyarakat dapat memahami nilai norma yang menjadi kepribadian keyakinan dan perilaku masyarakat pendukung budaya pesisir," ucapnya, Jumat (26/9/2025).
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E., menegaskan festival ini bukan sekadar pertunjukan seni atau hiburan. Menurutnya, kegiatan tersebut adalah bentuk nyata komitmen bersama dalam melestarikan, memperkenalkan, dan menghidupkan kembali warisan budaya pesisir yang kaya di Bumi Sa’ijaan.
"Tradisi lisan musik, tari, permainan rakyat, hingga kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun. Dan melalui Festival ini kita semua diberi ruang untuk merayakan identitas budaya kita, memperkuat jati diri, serta membangun semangat kaloborasi lintas generasi," ujar Sonny dalam sambutannya.
Malam puncak festival digelar pada Sabtu (27/9/2025) di tempat yang sama, Panggung Apung Manjulang. Acara ditutup resmi oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., yang menegaskan kekayaan dan keragaman warisan budaya pesisir Kotabaru, mulai dari pertunjukan tradisional, permainan rakyat, hingga pameran karya seni.
"Semuanya menjadi bukti bahwa identitas budaya kita bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga kekuatan untuk membentuk masa depan," ungkap Syairi.
Syairi juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, seniman, komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat yang berpartisipasi.
"Mari kita jaga semangat ini. Jangan biarkan budaya hanya hidup di panggung festival, tetapi juga tumbuh di rumah-rumah kita, sekolah-sekolah, ruang publik, dan hati setiap warga Kotabaru," ucapnya.(Ali)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru












