- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Kabar Gembira! RSUD Ulin Banjarmasin Kini Tersedia Layanan Tindakan Coiling Bagi Pasien Stoke

Keterangan Gambar : Foto bersama usai peluncuran tindakan coiling di RSUD Ulin Banjarmasin, Jumat (26/9/2025).
Banjarmasin, Borneopos.com - RSUD Ulin Banjarmasin bersinergi dengan RSUPN Dokter Cipto Mangunkusumo Jakarta melaksanakan tindakan coiling perdana melalui Program Pengampuan Layanan Prioritas Stroke.
Baca Lainnya :
Acara langsung dibuka oleh Direktur Pelayanan Klinis Ditjen Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, Obrin Parulian, menandai tonggak baru dalam pelayanan kesehatan stroke di daerah.
Ketua Tim Pengampuan Stroke RSUPN Dokter Cipto Mangunkusumo, Al Rasyid, mengungkapkan bahwa persiapan pelaksanaan tindakan coiling ini telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir.
“Hari ini adalah hasil kerja keras dan komitmen bersama untuk memberikan layanan terbaik bagi pasien stroke di Kalsel,” ujarnya di Aula RSUD Ulin Banjarmasin, Jumat (26/9/2025).
Tindakan coiling yang dilakukan merupakan prosedur medis minimal invasif untuk menangani aneurisma otak, yaitu pembengkakan pembuluh darah yang berisiko pecah dan menyebabkan stroke hemoragik. Dengan memasukkan kumparan logam ke dalam aneurisma, aliran darah dapat diblokir, sehingga mengurangi risiko komplikasi serius.

Al Rasyid menegaskan pentingnya kesigapan masyarakat mengenali gejala awal stroke, seperti senyum miring, kesulitan bicara, sakit kepala hebat, dan penglihatan kabur.
“Penanganan stroke adalah perlombaan melawan waktu. Jangan tunda untuk segera mencari pertolongan medis, bahkan saat malam hari,” pesannya.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Diauddin, menyambut antusiasme tinggi atas kolaborasi ini.
“Dengan dukungan penuh dari RSUPN Dokter Cipto Mangunkusumo, kami siap memberikan layanan coiling bagi pasien stroke di Kalimantan Selatan. Ini berarti pasien kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah atau bahkan ke luar negeri untuk mendapatkan penanganan canggih ini,” kata Diauddin.
Program ini juga memperkuat posisi RSUD Ulin sebagai rumah sakit rujukan utama untuk wilayah Kalimantan Selatan, Tengah, dan Timur, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah. Diharapkan dengan semakin seringnya tindakan coiling dilakukan, angka kesembuhan pasien stroke meningkat, dan angka kecacatan akibat stroke dapat ditekan.
Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi RSUD Ulin dan seluruh pemangku kesehatan untuk terus memperkuat layanan prioritas stroke dan menyelamatkan nyawa masyarakat Kalimantan Selatan. (red/MCKalsel)

Baca Lainnya :




.jpg)








