- Diskominfo Kalsel Gelar Bimtek Strategi Komunikasi untuk Perkuat Kehumasan Pemerintah
- BBPOM Banjarbaru dan Pemprov Kalsel Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan
- PAUD Citra Indonesia Gelar Pentas Seni Akhir Tahun, Anak-Anak Tampil Memukau
- Kelurahan Guntung Paikat Dukung Pentas Seni PAUD Citra Indonesia
- Dishub Kalsel Siapkan Pola Baru Operasional BRT Banjarbakula
- Implementasikan Visi Gubernur Kalsel, Taman Budaya Kalsel Rutinkan Aksi Gotong Royong
- Perkuat Ketahanan Pangan, TNI AL Bersama DPKP Kalsel Kembangkan Pertanian Terpadu
- RUPS Tahunan Indocement Setujui Pembagian Dividen Rp1,54 Triliun atau Rp468 per Lembar Saham
- Sah! Andi Rustianto Dilantik Jadi Ketum KNPI Provinsi Kalsel
- Dishut Kalsel Perkuat Pengamanan Hutan dan Kesiapsiagaan Karhutla 2026
Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, Disdag Akan Gelar Pasar Murah di 13 Kabupaten/Kota

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga dan Mutu Pangan (Satgas SPHP) bersama Polda Kalimantan Selatan., Rabu (4/2/2026).
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel akan menggelar kegiatan Pasar Murah di seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan pada periode Februari hingga Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
Baca Lainnya :
- Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, DPKP Kalsel Gelar Pangan Murah0
- Tingkatkan Kapasitas, Disperin Kalsel Latih Petugas WASDAL Industri di 13 Kabupaten/Kota 0
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga dan Mutu Pangan (Satgas SPHP) bersama Polda Kalimantan Selatan.
“Pasar Murah ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi kenaikan kebutuhan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan,” ujar Ahmad Bagiawan di Banjarmasin, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, tradisi peningkatan konsumsi masyarakat saat Ramadhan kerap berdampak pada naiknya harga sejumlah komoditas pangan. Oleh karena itu, kehadiran Pasar Murah diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Biasanya menjelang Ramadhan, kebutuhan bahan pokok meningkat cukup signifikan. Dengan adanya Pasar Murah, kami berharap masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terbebani lonjakan harga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ahmad Bagiawan menyampaikan bahwa secara umum harga bahan pokok di Kalimantan Selatan relatif stabil menjelang Ramadhan tahun ini. Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga.
“Untuk kondisi saat ini, harga bahan pokok di Banua kita masih relatif stabil. Namun memang ada kenaikan pada komoditas tertentu, seperti cabai dan ayam pedaging,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan terkait, Pemprov Kalsel berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan distribusi serta menjaga mutu dan harga pangan di pasaran.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar distribusi berjalan lancar dan tidak ada praktik yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Dengan digelarnya Pasar Murah di seluruh kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga serta masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman. (red/MC)

Baca Lainnya :
- AKBP Doli M Tanjung Resmi Jabat Kapolres Kotabaru, Gantikan AKBP Tri Suhartanto0
- GPIB Immanuel Kotabaru Jadi Tuan Rumah Porseni Pelkat PKB Mupel Kalsel-Teng Tahun 20250












