- Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Diskominfo Kalsel Gelar Asistensi PPID se-Kalsel
- Sekda Kotabaru Ajak ASN dan Masyarakat Tertib Bayar Pajak Setiap Tahun
- Dua Putra-Putri Kalsel Ikuti Pemusatan Paskibraka Nasional, Persiapan Tugas pada HUT RI ke-81
- DP3AKB Bekerjasama dengan PKK Provinsi Kalsel Perkuat Pencegahan Perkawinan Anak Melalui Sosialisasi
- Pemprov Kalsel Intensif Awasi Harga Pangan, Siapkan Pasar Murah Antisipasi Kenaikan Komoditas
- Bakesbangpol Kalsel Ajak Pelajar Jadi Generasi Digital Cerdas Tangkal Hoaks dan Radikalisme
- Lestarikan Warisan Literasi Banua, Dispersip Kalsel Targetkan Naskah Kuno Masuk IKON Nasional
- Gubernur Kalsel Nobar Bersama Ribuan Warga, Tugu Nol Kilometer Jadi Pusat Euforia Final Piala Dunia
- Polda Kalsel Didik 700 Calon Tamtama Polri Berkemampuan Brimob Dari Seluruh Indonesia
- DWP Kotabaru Gelar Penyuluhan Rumah Layak Huni Guna Wujudkan Keluarga Sehat dan Sejahtera
Indocement Tarjun Tanam Pohon dan Lepasliarkan Burung di Areal Reklamasi Tambang

Keterangan Gambar : Tim Indocement Tarjun saat tanam pohon fan lepasliarkan burung di areal reklamasi tambang, Rabu [28/5/2025].
Borneopos.com, Kotabaru - Indocement Kompleks Pabrik Tarjun berkolaborasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Cantung menyelenggarakan penanaman pohon dan pelepasliaran burung di areal reklamasi tambang batu kapur Kompleks Pabrik Tarjun.
Baca Lainnya :
- Dharma Wanita Persatuan Tampilkan Produk Unggulan di Stand Saijaan Expo 20250
- Bupati Kotabaru Buka Expo Saijaan Hebat 20250
Kegiatan ini merupakan peringatan hari kehati (keanekaragaman hayati)/biodiversity sedunia tahun 2025 yang jatuh pada tanggal 22 Mei 2025.
Dalam acara ini melibatkan dari KPH Cantung, perwakilan karyawan setiap departement, kontraktor Indocement, serta masyarakat sekitar tambang.
Pohon yang ditanam adalah jenis pohon-pohon endemik lokal yaitu jenis pohon mahang dan pohon bangkalan, serta beberapa pohon trembesi dan mahoni.
Burung-burung yang dilepasliarkan terdiri dari burung punai gading dan jalak kerbau yang populasinya sedang menurun karena perburuan liar.
Dalam kesempatan ini Agus Fahri Rasad Selaku GMO Tarjun melalui Eva Ariani (SHECSR Dept.Head) menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kelestarian lingkungan dalam menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati di areal pabrik.
"Harapannya pohon-pohon tersebut bisa menjadi tanaman perintis sehingga dapat memperbaiki unsur hara tanah dan mempercepat pemulihan lahan," ucap Eva Ariani, Rabu [28/5/2025].(ril/red)

Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Sambut HUT Ke-750
Berita Kotabaru













