- Pemkab Kotabaru Gelar Pra Musrenbang PPPS Tahun 2026
- Prabowo Perintahkan Percepatan Waste to Energy, Sampah Jadi Energi di Kota-Kota Besar
- Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional
- Ribuan SPPG Disetop Sementara, Pengelola Diminta Perbaiki Pelayanan
- Kasus Kuota Haji, KPK Tahan Stafsus Eks Menag
- Wali Kota Lisa: Setiap Jam 10 Pagi Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan, Hentikan Aktivitas Sejenak!
- 1.251 Dapur MBG Disanksi, Neng Eem Minta Akreditasi Tak Sekadar Formalitas
- Pemerintah Batalkan Wacana PJJ, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal
- Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Pengamanan, Rantis Randurlap, dan Dapur Umum Jelang Haul Datu Kalampayan
- CSR SCG Dampingi dan Kembangkan UMKM Dapur Nany Produksi Putu Ayu
Indocement Tarjun Tanam Pohon dan Lepasliarkan Burung di Areal Reklamasi Tambang

Keterangan Gambar : Tim Indocement Tarjun saat tanam pohon fan lepasliarkan burung di areal reklamasi tambang, Rabu [28/5/2025].
Borneopos.com, Kotabaru - Indocement Kompleks Pabrik Tarjun berkolaborasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Cantung menyelenggarakan penanaman pohon dan pelepasliaran burung di areal reklamasi tambang batu kapur Kompleks Pabrik Tarjun.
Baca Lainnya :
- Dharma Wanita Persatuan Tampilkan Produk Unggulan di Stand Saijaan Expo 20250
- Bupati Kotabaru Buka Expo Saijaan Hebat 20250
Kegiatan ini merupakan peringatan hari kehati (keanekaragaman hayati)/biodiversity sedunia tahun 2025 yang jatuh pada tanggal 22 Mei 2025.
Dalam acara ini melibatkan dari KPH Cantung, perwakilan karyawan setiap departement, kontraktor Indocement, serta masyarakat sekitar tambang.
Pohon yang ditanam adalah jenis pohon-pohon endemik lokal yaitu jenis pohon mahang dan pohon bangkalan, serta beberapa pohon trembesi dan mahoni.
Burung-burung yang dilepasliarkan terdiri dari burung punai gading dan jalak kerbau yang populasinya sedang menurun karena perburuan liar.
Dalam kesempatan ini Agus Fahri Rasad Selaku GMO Tarjun melalui Eva Ariani (SHECSR Dept.Head) menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kelestarian lingkungan dalam menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati di areal pabrik.
"Harapannya pohon-pohon tersebut bisa menjadi tanaman perintis sehingga dapat memperbaiki unsur hara tanah dan mempercepat pemulihan lahan," ucap Eva Ariani, Rabu [28/5/2025].(ril/red)

Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Jenazah Korban Serangan Buaya Ditemukan di Sungai Durian Kotabaru0














