- Kadisparpora: FBS 2026 Akan Tonjolkan Keragaman Budaya di Bumi Saijaan
- Atlet Gantole Asal Jawa Tengah, Sulis Widodo Akui Keindahan Bumi Saijaan
- MTQN ke-37 Resmi di Tutup, Kotabaru Naik ke Peringkat 4 dari 13 Kabupaten/Kota
- Buku *Bunda Literasi Banua* Resmi Diluncurkan, Jadi Panduan Praktis Cerdaskan Masyarakat
- Bunda Literasi Kalsel Ajak Seluruh SKPD Bangun Pojok Baca Lewat Semesta Buku 2026
- Peringatan HANI 2026, YPR Kobra dan Dinsos Kalsel Ajak Masyarakat Lawan Narkoba
- Gubernur Kalsel Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir dan Pusat Layanan Jantung
- Cari Bibit Unggul di Kalsel, Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 Resmi Bergulir
- Pembinaan di Tanah Laut, TP Posyandu Kalsel Dorong Pelayanan Enam SPM
- Gubernur Kalsel Tinjau Poliklinik MCU Baru RSUD Ansari Saleh, Hadirkan Layanan Stem Cell dan Vaksin
Indocement Tarjun Tanam Pohon dan Lepasliarkan Burung di Areal Reklamasi Tambang

Keterangan Gambar : Tim Indocement Tarjun saat tanam pohon fan lepasliarkan burung di areal reklamasi tambang, Rabu [28/5/2025].
Borneopos.com, Kotabaru - Indocement Kompleks Pabrik Tarjun berkolaborasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Cantung menyelenggarakan penanaman pohon dan pelepasliaran burung di areal reklamasi tambang batu kapur Kompleks Pabrik Tarjun.
Baca Lainnya :
- Dharma Wanita Persatuan Tampilkan Produk Unggulan di Stand Saijaan Expo 20250
- Bupati Kotabaru Buka Expo Saijaan Hebat 20250
Kegiatan ini merupakan peringatan hari kehati (keanekaragaman hayati)/biodiversity sedunia tahun 2025 yang jatuh pada tanggal 22 Mei 2025.
Dalam acara ini melibatkan dari KPH Cantung, perwakilan karyawan setiap departement, kontraktor Indocement, serta masyarakat sekitar tambang.
Pohon yang ditanam adalah jenis pohon-pohon endemik lokal yaitu jenis pohon mahang dan pohon bangkalan, serta beberapa pohon trembesi dan mahoni.
Burung-burung yang dilepasliarkan terdiri dari burung punai gading dan jalak kerbau yang populasinya sedang menurun karena perburuan liar.
Dalam kesempatan ini Agus Fahri Rasad Selaku GMO Tarjun melalui Eva Ariani (SHECSR Dept.Head) menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kelestarian lingkungan dalam menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati di areal pabrik.
"Harapannya pohon-pohon tersebut bisa menjadi tanaman perintis sehingga dapat memperbaiki unsur hara tanah dan mempercepat pemulihan lahan," ucap Eva Ariani, Rabu [28/5/2025].(ril/red)

Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Sambut HUT Ke-750
Berita Kotabaru



.jpg)










