- Polres Sumba Timur Amankan Tiga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kawasan Taman Nasional Matalawa
- Polisi Ringkus Pengasuh Ponpes yang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Santri
- Menko Pangan Serap Aspirasi Petani Lampung, Perkuat Pupuk dan Harga Panen
- Badan Bahasa Gandeng Misionaris Jadi Duta Bahasa Indonesia di Dunia
- Muhidin Ingin Pejabat Pemprov Kalsel Diisi SDM Profesional dan Kompeten
- Sekretariat Posyandu Wasaka Kalsel Diresmikan, Hj Fathul Jannah Dorong Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Gubernur Muhidin Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran
- Rakor Posyandu Kalsel Fokus Penguatan SDM, Digitalisasi dan Pelayanan Terpadu
- Penguatan Mitigasi Bencana, BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan ASN
- Gubernur Kalsel Buka Banua Rally 2026, Kalsel Siap Jadi Pusat Sport Tourism Nasional
Indocement Tarjun Konsisten Dukung Pemkab Kotabaru Tekan Prevalensi Stunting Lewat Berbagai Program

Keterangan Gambar : Program-program stunting Indocment Tarjun
Borneopos.com, Kotabaru - Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT ITP berkontribusi dalam pencegahan dan penanggulangan stunting.
Baca Lainnya :
- Lagi, Indocement Tarjun Serahkan Hewan Qurban Untuk Awak Media Kotabaru pada Idul Adha 1446H0
- Bupati Kotabaru H. Rusli Temui Gibran Bahas Persiapan Pembangunan Stadion Kotabaru Hebat 0
Melalui berbagai kegiatan seperti seperti seminar, pelatihan dan kunjungan langsung ke desa mitra, Indocement terus konsisten mengedukasi warga sekitar.
Dalam penjelasannya kepada Borneo Pos l, SHECSR Dept. Head, Eva Ariani mengatakan bahwa "segala permasalahan terkait stunting yang berada di desa mitra, selalu di koordinasikan dengan pemerintah setempat dalam hal ini kecamatan kelumpang hilir dan Puskesmas serongga," ucap Eva, Selasa (3/6/2025)

Gambar. Pemberian makanan tambahan untuk warga desa mitra.
Selain itu, lanjut Eva untuk memastikan bahwa Anak anak yang terdiagnosa awal sebagai stunting maka PT ITP mencoba menjembatani dengan bekerjasama dengan Dokter spesialis Anak di Wilayah Kabupaten Kotabaru.
Pelaksanaan pemeriksaan terhada anak anak yang di duga stunting tersebut rencananya akan di laksanakan pada pertengahan bulan Juni-juli tahun 2025.
Lebih jauh, Eva Ariani memaparakan saat ini PT. Indocement Tarjun bersama Kecamatan Kelumpang Hilir dan Puskesmas serongga sedang melakukan koordinasi masalah ini kepada dokter spesialis anak yang berada di Kabupaten kotabaru.
"Indocement bersama Camat Kelumpang Hilir dan Puskesmas Serongga menggandeng dokter spesialis anak untuk memvalidasi data stunting dan gizi buruk," terang Eva.
Gagasan ini kegiatan ini muncul melalui pemikiran yang panjang setelah sebelumnya di adakan edukasi baik kepada ibu ibu, maupun anak remaja, Pemeriksaan Kesehatan bulanan di setiap desa mitra, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) anak sekolah, Pemberian makanan tambahan untuk anak yang di duga stunting di sekitar desa binaan. (red)

Gambar. Rakor stunting di Desa langadai bersama stakeholder
Baca Lainnya :
- Operator Excavator Dinas PUPR Kotabaru Tenggelam Di Sungai Jupi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian0
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Sambut HUT Ke-750
Berita Kotabaru














