- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Dukung Pembinaan Atlet Voli Usia Dini Lewat Anggaran
[HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
![[HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun](https://borneopos.com/asset/foto_berita/0422.jpg)
Keterangan Gambar : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta maaf karena telah mengikuti Board of Peace (BOP) yang dibentuk Amerika dan akan mengembalikan uang sebesar Rp17 triliun ke kas negara.
Jakarta, Borneopos.com - Viral di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta maaf karena telah mengikuti Board of Peace (BOP) yang dibentuk Amerika dan akan mengembalikan uang sebesar Rp17 triliun ke kas negara.
Namun faktanya, klaim yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo minta maaf ikut perjanjian perdamaian dengan Amerika dan akan kembalikan uang Rp17 triliun ke kas negara adalah hoaks.
Baca Lainnya :
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz0
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu0
Melansir dari tirto.id, Jumat (20/3/26), Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Kompleks Istana Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026, mengatakan bahwa iuran Dewan Perdamaian atau BOP sebesar 1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp17 triliun itu bisa diangsur sejak tahun pertama dibentuk. Sugiono menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah memutuskan untuk membayar iuran tersebut.(red/ril)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250

.jpg)
1.jpg)











