- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
[HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun
![[HOAKS] Presiden Prabowo Minta Maaf terkait Ikut Board of Peace dan akan Kembalikan Rp17 Triliun](https://borneopos.com/asset/foto_berita/0422.jpg)
Keterangan Gambar : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta maaf karena telah mengikuti Board of Peace (BOP) yang dibentuk Amerika dan akan mengembalikan uang sebesar Rp17 triliun ke kas negara.
Jakarta, Borneopos.com - Viral di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta maaf karena telah mengikuti Board of Peace (BOP) yang dibentuk Amerika dan akan mengembalikan uang sebesar Rp17 triliun ke kas negara.
Namun faktanya, klaim yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo minta maaf ikut perjanjian perdamaian dengan Amerika dan akan kembalikan uang Rp17 triliun ke kas negara adalah hoaks.
Baca Lainnya :
- Kemlu: Iran Beri Lampu Hijau untuk Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz0
- 177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Kinerja Jadi Penentu0
Melansir dari tirto.id, Jumat (20/3/26), Menteri Luar Negeri RI Sugiono di Kompleks Istana Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026, mengatakan bahwa iuran Dewan Perdamaian atau BOP sebesar 1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp17 triliun itu bisa diangsur sejak tahun pertama dibentuk. Sugiono menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah memutuskan untuk membayar iuran tersebut.(red/ril)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250


.jpg)
1.jpg)










